Sadar Nggak Kalau 5 Ucapan Ini Termasuk Dad Shaming? Hayo, Udah Tahu?

Ucapan Tentang Dads Shaming

10 November 2021

Photo by Gustavo Fring via https://www.pexels.com

Ternyata nggak hanya ada istilah Moms shaming, Dads shaming pun juga sering menghantui para ayah yang sedang “momong” anak. Para ayah ini seringkali merasa dihakimi dengan beberapa ucapan yang khususnya datang dari orang-orang terdekat. Penginnya sih, sebagai seorang ayah ingin terlibat dalam mengasuh anaknya. Namun yang didapat justru banyak komentar yang membuatnya jadi enggan ikut terlibat dalam mendidik anak.

Seorang ayah yang ikut mendidik anak tentunya akan berpengaruh positif untuk tumbuh kembang anak. Akan tetapi, gimana para ayah mau ikut berpartisipasi kalau sering mendapat ucapan yang seolah meremehkan perlakuannya dalam mendidik anak. Mengurus anak nggak hanya tugas Moms saja, Dads pun juga bisa melakukannya. Namun, gimana mau ikut urus anak kalau sering kena Dads shaming?

Dads shaming ternyata justru datang dari orang-orang terdekat, bisa juga dari Moms. Selain itu juga berasal dari orang tua bahkan mertua. Seharusnya, kalau ada ayah yang berusaha dekat dengan anak maupun sedang menjaganya, jangan dihakimi dengan ucapan yang nantinya akan menyinggung perasaannya. Biarkan saja Dads menjaga anak dengan caranya sendiri, hitung-hitung ia belajar, kan?

Kira-kira ucapan seperti apa sih yang masuk dalam kategori Dads shaming?

1.”Ini cara makaikan popoknya kok kayak gini sih? Kan udah diajarin!”

Photo by Josh Willink from Pexels

Untuk urusan mengganti popok memang ayah nggak punya skill seperti yang dimiliki ibu. Kalau salah memakaikan ya wajar kok, Moms. Jangan sampai gara-gara hal sepele malah membuat Dads enggan terlibat bantuin Moms “momong” si kecil.

2.”Kok baju adik nggak senada sih warnanya, kan udah dibilang baju anak tuh harus matching!”

Photo by Katie E from Pexels

Perempuan memang identik dengan hal-hal detail termasuk soal warna baju untuk anak. Kalau yang milih mamanya pasti senada. Beda kalau papa yang milih, kadang emang asal-asalan yang penting pakai baju. Hal sepele tersebut kadang juga bisa jadi konflik kecil yang mengacu pada Dads Shaming.

3.”Katanya mau jagain adek? Malah nge-game terus? Ya pantes saja anak nggak betah sama papanya”

baju amak – credit to Freepik.com

Kalau si kecil nggak rewel selama sama papanya, sebenarnya sah-sah saja sambil nge-games. Kecuali kalau anak nangis terus dan didiemin aja, itu baru salahnya Dads. Meski dianggap ucapan sepele, namun sudah termasuk Dads Shaming lo Moms. Nanti kalau Dads nggak mau jagain anak lagi gimana?

4.”Kerja terus aja sampai nggak ada waktu buat anak. Gimana anak mau kenal sama papanya!”

Photo by Helena Lopes from Pexels

Kesibukan setiap ayah memang berbeda-beda. Ada yang jam kerjanya normal dan bisa kumpul keluarga setiap weekend, ada juga yang belum pasti bisa libur hari apa karena tuntutan pekerjaan. Namun semua itu dilakukan demi keluarganya. Jangan sampai alasan sibuk kerja lalu menyalahkan ayah nggak ada waktu buat anak. Semua ayah  ayah pastinya ingin selalu meluangkan waktu untuk keluarganya kok Moms.

5.”Kok nyuapinnya gitu sih? Kalau caranya seperti itu ya anak nggak mungkin mau dong?”

Credit to Freepik.com

Perkara nyuapin anak memang harus sabar. Ketika suami sudah mau bantuin istri buat nyuapi si kecil, biarkan dengan caranya saja. Jangan banyak komentar. Dads juga butuh latihan pelan-pelan agar bisa seperti Moms saat menyuapi anak.

Ketika suami sudah mau ikut andil dalam mengurus anak, sebaiknya beri apresiasi aja ya Moms. Semua memang butuh proses. Tanpa sadar, ucapan yang sudah Mamin share di atas ternyata termasuk Dads Shaming. Jangan diulangi lagi ya, Moms!