4 Bagian Tubuh Ibu Hamil yang Nggak Boleh Dipijat

Meski memijat seringkali bermanfaat, tapi ada pengecualian bagi ibu hamil!

16 Januari 2022

Masa kehamilan merupakan moment yang seringkali membuat ibu hamil merasakan pegal di beberapa bagian tubuh. Tak heran jika ada rasa ingin pijat agar tubuh terasa lebih baik. Akan tetapi, pada ibu yang sedang hamil tentunya tidak boleh sembarangan dalam memijat tubuh. Ada bagian-bagian tubuh yang seharusnya nggak boleh dipijat karena berpengaruh pada tumbuh kembang masa kehamilan, khususnya bagi janin.

Kondisi kehamilan pada masing-masing ibu hamil sangat berbeda-beda. Melansir dari Healthline, pijat saat hamil aman dilakukan. Meski begitu tetap perlu konsultasi dengan dokter terlebih dulu. Hal ini untuk mengantisipasi terjadi sesuatu pada ibu hamil. Mengingat tingkat kesehatan saat hamil juga berbeda.

Secara umum, ibu hamil diperbolehkan melakukan pijat setelah usia kehamilan 12 minggu atau ketika sudah memasuki trimester kedua. Para terapis yang sudah berpengalaman tentunya juga akan meminta surat keterangan dari dokter terlebih dulu sebelum melakukan pemijatan pada ibu hamil. Hal tersebut berguna untuk mengantisipasi risiko setelah ibu hamil dipijat.

1. Bagian perut

Anehnya, mungkin ada beberapa yang masih melihat ibu hamil dipijat pada bagian perut. Sayangnya, bagian perut sangat terlarang untuk dipijat karena dapat memicu kontraksi. Selain itu juga dapat menyebabkan ibu mengalami persalinan prematur.

2. Bagian pinggul

Meski dianggap akan mengurangi rasa pegal saat hamil, namun pada bagian pinggul juga merupakan area terlarang untuk dipijat. Memijat bagian pinggul dapat meningkatkan risiko keguguran. Hal tersebut karena berdekatan dengan janin sehingga dapat membahayakan janin.

3. Bagian pinggang

Seperti halnya bagian pinggul, pinggang juga merupakan bagian tubuh yang nggak boleh dipijat selama hamil. Jika ibu hamil dipijat di bagian pinggang, maka akan sangat membahayakan janin. Mungkin ibu hamil akan merasa lebih rileks dan tubuh terasa lebih ringan setelah melakukan pijat hamil khususnya di bagian pinggang, sayangnya malah membahayakan janin Moms.

4. Bagian dada

Pada area dada juga nggak boleh dipijat selama masa kehamilan. Pada ibu yang sedang hamil muda, sebaiknya menghindari bagian ini karena dapat menyebabkan beberapa risiko seperti, memicu kontraksi hingga menyebabkan persalinan prematur, dan bayi meninggal setelah dilahirkan. Memang terlihat sepele, namun bagian dada merupakan area sensitif yang sebaiknya tidak perlu dipijat saat hamil.

Adapun area tubuh ibu hamil yang boleh dipijat yaitu bagian kaki dan punggung. Bagian paha hingga kaki akan mengurangi pegal sementara pada bagian punggung mampu membuat ibu merasa nyaman. Namun, pastikan pemijatan ini dilakukan oleh terapis yang sudah profesional sehingga lebih aman.

Pijat saat hamil juga memiliki beberapa manfaat yaitu mampu melancarkan sirkulasi darah, melenturkan otot yang kaku, mampu menurunkan kadar hormon penyebab stres hingga membuat ibu hamil tidur lebih nyenyak. Akan tetapi perlu diperhatikan bahwa sebelum melakukan pijat hamil sebaiknya konsultasi dengan dokter terlebih dulu. Semoga bermanfaat!