Tetap Optimis! Inilah 6 Faktor Utama yang Berpeluang Besar Membuatmu Bisa Hamil Kembar

tips hamil anak kembar

07 Januari 2021

Kembar tiga/ Credit: Momjunction via https://www.pexels.com

Beberapa orang memiliki target-target tertentu saat akan memiliki anak. Entah di usia berapa ingin hamil, jenis kelamin yang diinginkan, hingga berapa jumlah anaknya. Ternyata tak sedikit juga lo yang menginginkan memiliki anak kembar, mungkin agar bisa mengurusnya dalam satu kurun waktu yang  sama sekalian atau karena pertimbangan yang lain. Terlepas dari itu, agar target hamil kembar dapat tercapai kamu juga mesti tahu faktor-faktor apa saja yang dapat memperbesar kemungkinan tersebut.

Ternyata tak selalu harus memiliki garis keturunan yang juga kembar, kamu tetap bisa lo memiliki dua anak sekaligus dalam satu kali kehamilan. Kita simak yuk apa saja faktor yang dapat memperbesar kesempatan ini!

1. Ternyata kemungkinan untuk kamu memiliki anak kembar akan meningkat seiring meningkatnya jumlah usia

Semakin tua seamakin besar kesempatan/ Credit: Tabloid Bintang

Ternyata perempuan yang memiliki usia lebih dari 30 tahun akan memiliki kecenderungan untuk melepaskan sel telur lebih dari satu selama ovulasi sehingga kemungkinan untuk memiliki anak kembar pun akan meningkat. Bahkan semakin tua akan semakin naik juga kesempatan ini. Bahkan 17% wanita berumur 45 tahun juga melahirkan anak kembar. Namun, perlu diketahui bahwa semakin tua usiamu saat mengandung, semakin meningkat pula risiko yang mungkin terjadi.

2. Jika berat badanmu terlalu kurus, cobalah untuk menambah berat badanmu secara perlahan agar kemungkinan hamil kembar semakin besar

Perempuan berisi/ Credit: News Virginia

Dilansir dari Orami Parenting, seorang ahli persalinan Robine Elise Weiss menyarankan kepada para wanita yang ingin memiliki anak kembar untuk memiliki berat badan yang ideal. Jika seorang wanita memiliki berat badan yang terlalu kurus maka kesempatan ini akan menurun. Justru jika kamu memiliki berat badan yang lebih, maka kesempatan akan naik karena kesuburan area reproduksi akan bertambah.

3. Faktor makanan sedikit banyak juga menjadi salah satu hal yang menunjang keberhasilan jika ingin memiliki anak kembar

Olahan susu/ Credit: Chicago Suntimes

Hamil biasa saja perlu memperhatikan asupan yang masuk ke tubuh, apalagi jika kamu ingin memiliki anak kembar. Kamu bisa mengonsumsi lebih banyak makanan yang mengandung asam folat. Kandungan ini dapat membuat sistem reproduksi semakin subur dan berpotensi memiliki anak kembar. Makanan yang bisa kamu konsumsi seperti susu dan olahannya yaitu yogurt dan keju.

4. Faktor genetrik juga nggak kalah berpengaruh, terutama dari gen ibu yang juga memiliki keturunan kembar

Mamahnya kembar/ Credit: Hipwee

Dilansir dari Kompas, kemungkinan seseorang untuk hamil kembar akan meningkat 2,5% jika ada riwayat kembar pada orang tua. Namun ternyata peningkatan ini hanya terjadi jika yang memiliki riwayat adalah dari garis keturunan istri bukan suami. Kesempatan ini akan semakin meningkat apalagi jika istri juga merupakan anak kembar.

5. Jika kamu ingin memiliki anak dengan jangka waktu lahir yang berdekatan, kamu bisa jadi beruntung memiliki anak kembar

Sambil menyusui/ Credit: Liputan6

Hal ini bisa terjadi karena ibu yang hamil sambil masih menyusui ternyata memiliki kemungkinan lebih besar untuk memiliki anak kembar. Hal ini dibuktikan oleh sebuah penelitian pada tahun 2006 dalam Journal of Reproductive Medicine. Namun, belum ada penelitian tambahan mengenai penelitian yang satu ini.

6. Mungkin kamu sering mendengar informasi tentang posisi bercinta yang menentukan hasilnya, termasuk posisi jika ingin memiliki anak kembar. Ini dia penjelasannya!

Ini lo hasilnya/ Credit: Working Mother

Selain menentukan kepuasan dalam berhubungan suami-istri, ternyata variasi posisi juga bisa menentukan anak yang dihasilkan nanti. Jika kamu ingin memiliki anak kembar, maka kamu bisa mencoba beberapa posisi seperti doggy style, woman on top, missionary, dan split.

Jika kamu masih kurang yakin dengan segala usaha yang kamu lakukan, kamu bisa menemui dokter untuk berkonsultasi tentang kemungkinan untuk memiliki anak kembar dan apakah ada tindakan medis yang bisa dilakukan.