5 Tanda Kalau Ibu dan Ayah Telah Membesarkan Anak yang Manja. Pahami, Yuk!

Tanda Anak Jadi Manja

20 Oktober 2021

Photo by Thirdman via https://www.pexels.com

Tanda anak tumbuh menjadi pribadi yang manja harus diwaspadai sejak dini. Sebagai orang tua tentunya selalu ingin memberikan apa saja untuk anaknya. Hal tersebut wajar. Akan tetapi, ada kalanya orang tua juga menolak keinginan anak jika permintaannya dianggap berlebihan. Terus-terusan menuruti keinginan anak hanya akan membuatnya tumbuh menjadi anak manja.

Tidak semua permintaan anak harus dituruti. Seringkali orang tua berdalih karena nggak tega menolaknya. Moms perlu tahu kalau dampak terlalu memanjakan anak juga akan berpengaruh pada perilakunya saat dewasa. Kadang orang juga nggak sadar kalau didikannya selama ini justru membuat anak menjadi manja.

Berikut ini tanda kalau Moms dan Dads sedang memprospek anak untuk tumbuh menjadi pribadi yang manja!

1.Nggak pernah menolak permintaan anak. Tipe orang tua seperti ini merasa kalau anak berhak mendapatkan apa yang mereka inginkan selagi mampu membelikannya

Photo by Ron Lach from Pexels

Kalau dipikir memang benar, selagi mampu membelikan untuk anak ya nggak masalah. Sayangnya hal tersebut justru akan membuat anak nggak mau berusaha dan seringkali mengandalkan orang tuanya. Nanti kalau mereka sudah besar juga akan berperilaku mengedepankan orang tua karena terbiasa dimanjakan.

2.Nggak berani menyalahkan anak meskipun mereka melakukan kesalahan. Yang seringkali dilakukan malah membela si anak

Photo by Karolina Grabowska from Pexels

Cara didik yang tepat ketika anak melakukan kesalahan adalah meminta anak untuk meminta maaf. Jangan malah menyalahkan orang lain dan membela anak. Jika Moms dan Dads nggak berani menyalahkan anak ketika ia salah, maka jangan heran kalau nanti akan tumbuh menjadi orang yang egois dan keras kepala.

3.Nggak mengajarkan anak untuk menyiapkan segala keperluannya sendiri. Anak-anak hanya terima beres saja

Photo by Gustavo Fring from Pexels

Menyiapkan segala perlengkapan anak juga ada batasannya ya, Moms. Kalau si kecil sudah mulai sekolah, sebaiknya ajarkan untuk menyiapkannya sendiri. Selalu menyiapkan keperluan anak dan melayaninya secara terus-menerus hanya akan membuatnya kurang punya rasa tanggung jawab.

4.Nggak pernah mengajarkan anak tentang sebuah arti kekalahan. Hal tersebut mengakibatkan anak nggak mau menerima kekalahan dan maunya menang sendiri

Photo by duy dinh from Pexels

Biasanya, anak yang cenderung dimanja akan merasa bisa mendapatkan segalanya dengan mudah termasuk kemenangan. Jika ada orang yang mengalahkan, maka akan bertindak sarkas seperti berteriak dan memukul untuk melampiaskan kekesalannya. Peringatan bagi para orang tua nih, ajarkan anak tentang kekalahan sejak dini ya Moms. Kekalahan nggak selalu buruk.

5.Nggak pernah mengajarkan anak tentang penolakan. Mereka merasa bahwa orang tuanya selalu memberikan apa yang mereka inginkan

Photo by Katie E from Pexels

Terlalu dimanja sejak kecil hanya akan membuat anak sulit menerima penolakan. Anak selalu merasa kalau orang tuanya nggak pernah menolak keinginanya sehingga orang lain juga harus bersikap sama seperti orang tuanya. Bahkan, ketika ada orang yang bilang “nggak boleh” maka dia bisa tantrum. Ini karena kebiasaan orang tua yang selalu meng-iya-kan keinginannya.

Jangan sampai terjebak dengan didikan yang nantinya akan membuat anak tumbuh menjadi pribadi yang manja ya Moms, Dads. Semua anak pada dasarnya memiliki kesempatan untuk tumbuh menjadi pribadi yang baik di masa depan. Hanya saja tergantung bagaimana cara orang tua mendidiknya. Semoga bermanfaat ya Moms, Dads!