5 Tanda Kalau Suami Mengalami Puber Kedua

Suami Puber Kedua

06 Januari 2022

Photo by Min An from Pexels via ://

Problematika dalam hubungan pernikahan akan selalu ada, salah satunya ketika suami mengalami puber kedua. Ketika pria mengalami puber kedua, mereka berasa seperti remaja yang bisa jatuh cinta dengan lawan jenis meski sudah memiliki istri. Mengutip dari Healthline, puber kedua akan dialami oleh pria dan wanita ketika usianya memasuki 40 tahunan. Pada puber kedua ini juga ditandai dengan perubahan fisik dan psikologi seseorang.

Jika dilihat dari segi medis, mereka mengalami puber kedua karena adanya perubahan hormon seperti hormon testosteron dan androgen. Hormon tersebut sangat bertanggung jawab atas kedewasaan yang tidak lagi diproduksi sebanyak ketika orang masih di bawah usia 40 tahun. Dari sinilah akhirnya seseorang bertingkah labil layaknya anak remaja.

Pada puber kedua ini juga disebut dengan midlife crisis. Adapun tanda-tandanya ketika suami mengalami puber kedua;

1. Menjadi lebih genit

Mereka yang memasuki puber kedua biasanya lebih genit. Penampilannya juga lebih wangi dan rapi yang seolah ingin menarik lawan jenis di luar sana. Suami juga tak segan untuk mengubah gaya rambut dan sering membeli baju baru. Tujuannya adalah agar lebih fresh dan awet mudah sehingga bisa menarik wanita lain.

2. Lebih sering berada di luar rumah

Sadar atau tidak, suami yang mulai memasuki puber kedua cenderung lebih banyak menghabiskan waktu di luar rumah. Ia lebih suka bersama teman-temannya dibanding langsung pulang ke rumah. Bahakn ketika ditanya juga sering memberikan alasan yang kurang jelas. Suami juga merasa nggak betah berlama-lama di rumah.

3. Banyak mengeluh tentang kehidupannya

Sebagai istri tentunya menjadi orang yang paling peka ketika ada perubahan pada suami. Ketika si ayah sudah banyak berkeluh kesah dan merasa hidupnya membosankan, maka bisa menjadi tanda kalau ia memasuki masa puber. Ayah juga sering melamun dan kurang bersemangat. Jika sudah begini, Moms bisa mengajak “bersenang-senang” agar mood-nya kembali stabil.

4. Mencoba untuk selingkuh

Dilanda dengan kebosanan seringkali membuat suami mencari “mainan baru” alias selingkuh. Terkadang memang suami yang selingkuh hanya menginginkan kepuasan atau perhatian yang nggak mereka dapatkan dari istrinya. Apalagi masa puber memang mambuat suami bersikap labil sehingga mudah mencari kepuasan sesaat yang didapat di luar.

5. Sering membuat keputusan yang tak terduga

Salah satu tanda suami mengalami puber kedua adalah sering membuat keputusan yang tak terduga. Bahkan keputusannya juga nggak dibicarakan dulu dengan istri. Intinya lebih suka mengambil keputusan sendiri. Keputusannya juga sering nggak masuk akal sehingga malah membuat situasi semakin runyam.

Sebenarnya, puber pada pria atau wanita ini bisa dicegah dengan beberapa cara seperti, mengurangi beban pekerjaan, berolah raga dan selalu menjaga komunikasi dengan pasangan. Kadang kita sebagai istri memang tidak selalu tahu bagaimana beban suami sehingga harus ada komunikasi antar keduanya. Dengan begitu akan membuat suami merasa ada teman untuk berbagi.

Puber pada pria juga terjadi karena gejolak yang yang ada dalam diri. Hal tersebut juga lantaran bosan dengan kehidupan rumah tangganya. Nah..di sini Moms bisa memberikan perhatian lebih. Pada dasarnya, puber kedua juga dapat memicu perselingkuhan. Suami selingkuh karena mencari apa yang tidak didapatkan dari istrinya. Jadi, semoga Moms bisa mengatasi suami ketika sedang dalam puber kedua ya!