Perut Suami Jadi Buncit Setelah Menikah Itu Bukan Mitos. Ini Alasan Medisnya!

Suami Buncit Setelah Menikah

26 November 2021

Photo by Ketut Subiyanto via https://www.pexels.com

Kita pasti sering bertanya-tanya mengapa laki-laki setelah menikah perutnya jadi buncit. Yang dulunya pas masih pacaran terlihat langsing, tapi ketika sudah menikah perutnya jadi “meledak”. Moms pernah merasa begitu nggak? Coba sekarang liat perut Dads, pastinya beda banget sama yang dulu. Perut buncit atau dikenal dengan istilah dad body memang sering menghantui laki-laki ketika statusnya sudah berubah menjadi suami atrau seorang ayah.

Penelitian yang dipublikasikan pada jurnal Families, System & Health juga menemukan hal yang sama. Setelah melakukan perbandingan dengan aktifitas fisik, berat badan dan pola makan pada laki-laki sebelum menikah, hasilnya, ada sekitar 25% laki-laki yang sudah menikah menjadi gemuk dibanding mereka yang masih lajang. Dan yang paling terlihat adalah bagian perut yang membuncit.

Bentuk fisik seorang laki-laki yang kian buncit setelah menikah ternyata memicu banyak pertanyaan. Sebenarnya apa sih yang bikin suami membuncit setelah menikah? Berikut alasannya!

1. Merasa sudah “laku” sehingga nggak lagi merawat tubuhnya

Ketika masih lajang, para laki-laki biasanya akan sangat menjaga penampilannya agar terlihat menarik di mata lawan jenis. Namun semuanya berubah ketika sudah menikah. Perlahan akan nampak pada fisik terutama bagian perut yang membuncit. Bagi laki-laki, perubahan fisik seperti perut buncit bukan jadi masalah besar karena merasa sudah “laku”. Mereka sudah mendapatkan perempuan idamannya sebagai istri sehingga cenderung malas merawat diri.

2. Terlalu dimanjakan istrinya dengan aneka masakan yang menjadi favorit setiap hari

Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh University of Bath, umumnya laki-laki setelah menikah akan dimanjakan dengan masakan istri. Segala kebutuhan makannya sudah terpenuhi sehingga tinggal makan saja. Berbeda dengan saat masih lajang yang harus mencari sendiri. Dads pastinya sudah mengalaminya sendiri, kan? Jadi wajar saja kalau napsu makan semakin tak terkendali.

3. Kurangnya waktu untuk berolahraga, karena fokus mengurus keluarga dan bekerja

Mengemban “jabatan” baru sebagai seorang suami dan ayah tentu membuat laki-laki nggak ada waktu untuk berolah raga. Yang diprioritraskan adalah bekerja demi memenuhi kebutuhan anak istri. Untuk pola makan nggak ada masalah karena sudah terjamin. Hanya saja mereka kurang melakukan aktivitas fisik seperti olah raga sehingga menjadi salah satu faktor penyebab perutnya buncit.

4. Merasa “nyaman” dengan pasangan setelah menikah

Banyak hal yang akan dialami seseorang setelah menikah. Saling nyaman satu sama lain juga akan meningkatkan berat badan keduanya. Nggak heran kalau banyak kalimat yang seringkali dilontarkan pada mereka yang sudah lama menikah seperti, “Wah…kayaknya abis nikah makin subur nih”. Penelitian juga mengungkapkan bahwa salah satu alasan perut laki-laki membuncit setelah menikah karena merasa nyaman dengan pasangan dan gaya hidup setelah menikah.

5. Adanya faktor usia yang menyebabkan metabolisme tubuhnya semakin rendah

Buat para Dads yang sudah lama menikah pasti nggak kaget lagi dengan perut buncit yang dialaminya. Selain alasan di atas, ada juga faktor usia. Penelitian juga menyebutkan bahwa laki-laki akan mengalami penurunan kadar metabolisme di umur yang cukup muda yaitu 25 tahun. Penurunan metabolisme tersebut juga akan membuat tubuh semakin lambat dalam memproses lemak sehingga menyebabkan perut menjadi buncit.

Itulah alasan yang membuat laki-laki menjadi buncit setelah menikah. Meski kerap kali dialami, namun ada baiknya jika nggak mengabaikan perut buncit karena berdampak pada kesehatannya. Terlalu bahagia setelah menikah sehingga membuat tubuh makin subur sih wajar, tapi tetep harus meluangkan waktu untuk berolah raga ya, Dads!