5 Tanda Kalau Hanya Pura-Pura Bahagia dalam Pernikahan

Pura-pura bahagia

11 Januari 2022

Photo by Andrea Piacquadio from Pexels via ://

Memutuskan menikah artinya Moms dan Dads harus siap menerima kelebihan dan kekurangan pasangan. Kunci pernikahan yang bahagia adalah tetap menjalin komunikasi meski tinggal satu atap. Namun, anehnya beberapa orang seringkali pura-pura bahagia dalam menjalin kehidupan berumah tangga hanya untuk terlihat baik-baik saja di mata orang lain. Meski begitu, ada beberapa tanda kalau hanya pura-pura bahagia dalam pernikahan.

Permasalahan dalam rumah tangga memang berbeda-beda. Tak heran jika ada yang lebih memilih terlihat baik-baik saja di mata orang lain karena tidak mampu menyelesaikan masalahnya. Daripada banyak pertanyaan dari orang lain seperti, “Kenapa kok berantem terus ya?, “Kenapa kok jarang pergi berdua ya?”, dan pertanyaan lain yang membuat risih, maka mereka lebih baik pura-pura bahagia meski pernikahannya sedang nggak baik-baik saja.

Namun perlu diingat bahwa terlalu lama memendam perasaan dan hanya pura-pura bahagia dalam pernikahan juga akan berpengaruh pada kesehatan mental. Buat yang penasaran bagaimana tanda kalau Moms dan Dads hanya pura-pura bahagia dalam pernikahan, berikut Mamin kasih bocorannya;

1. Seringkali menutup diri

Adanya permasalahan dalam rumah tangga seringkali membuat seseorang lebih suka menutup diri. Mereka biasanya sering mengalihkan ketika ditanya seputar rumah tangganya. Misalnya, “Suami kok nggak pernah antar jemput lagi, Jeng?”. Kemudian Moms hanya menjawab, “Iya lagi ada project jadinya agak padat jadwalnya, eh gimana si adek jadinya mau sekolah di mana?”.

2. Menghabiskan lebih banyak waktu di media sosial

Orang yang pura-pura bahagia dalam pernikahan justru lebih sering mengunggah banyak foto-foto di media sosial. Baik itu foto bersama pasangan meski sedang ada konflik dengan pasangan. Ini mereka lakukan agar terlihat baik-baik saja dan bahagia dalam rumah tangga. Selain itu juga untuk mematahkan prasangka orang lain tentang rumah tangganya yang terlihat sedang tidak baik-baik saja.

3. Selalu membandingkan kehidupan diri sendiri dengan orang lain

Tidak bahagianya seseorang dalam pernikahan juga bisa dilihat dari bagaimana mereka terus membanding-bandingkan kehidupannya dengan orang lain. Apalagi kalau melihat kebersamaan suami istri yang selalu kompak, yang ada justru rasa iri dengki mengapa kehidupan pernikahannya tidak seperti orang-orang di luar sana. Sebenarnya, kebahagiaan tidak selalu dibandingkan dengan orang lain. Bisa jadi malah yang terlihat bahagia justru bukanlah hal yang sebenarnya.

4. Selalu memperlihatkan kebahagiaan di depan orang lain

Ketika menghadiri acara yang mengharuskan untuk datang berdua, pasangan yang terlihat pura-pura bahagia ini biasanya akan selalu memperlihatkan kebahagiaan di depan orang lain. Beberapa juga tak segan menunjukkan kemesraan di depan umum agar orang lain mengira bahwa rumah tangganya selalu harmonis. Padahal hanya untuk menghindari pertanyaan permasalahan rumah tangga yang sedang dialaminya.

5. Perubahan suasana hati dan mudah merasa lelah

Jangan berpikir bahwa pura-pura bahagia sangatlah menyenangkan. Yang ada justru akan merasa cepat lelah. Hal ini bisa disebabkan karena suasana hati yang mudah berubah. Di satu sisi bisa menunjukkan kebahagiaan namun setelah orang-orang sudah pergi, maka akan kembali fokus dengan konflik rumah tangga yang sedang dialaminya.

Kebahagiaan dalam pernikahan bukan suatu ajang untuk berpura-pura. Ada baiknya jika ada masalah dalam rumah tangga sebaiknya langsung diselesaikan agar tidak sampai berlarut-larut yang akhirnya justru merusak keharmonisan rumah tangga. Itulah tanda-tanda kalau sebenarnya pasangan hanya pura-pura bahagia. Jangan sampai pura-pura bahagia ya Moms, Dads!