Pro-Kontra Bedong Bayi; Ketahui 5 Manfaat dan Hal-Hal yang Harus Diperhatikan

Pro Kontra Bedong Bayi

24 November 2021

Photo by Sarah Chai via https://www.pexels.com

Di Indonesia pastinya sudah nggak asing lagi dengan yang namanya membedong bayi. Bedong bayi ini biasanya dilakukan setelah atau bahkan beberapa hari setelah bayi lahir, dengan tujuan tertentu seperti membuat tubuh bayi terasa hangat. Meski masih menjadi pro-kontra, namun beberapa orang tua zaman dulu percaya bahwa bedong bayi memberikan banyak manfaat. Pun dengan ibu-ibu zaman sekarang yang menganggap membedong adalah salah satu cara supaya bayi anteng dan nggak rewel.

Namun ternyata ada hal-hal yang mesti diperhatikan sebelum membedong bayi, lo. Plus, ada manfaatnya juga, lo. Simak, yuk!

Apa saja sih manfaat bedong bayi?

1. Bisa membuat bayi tidur lebih nyenyak. Kenyamanan dari bedong yang dilakukan dengan benar membuat bayi lebih nyenyak ketika tidur

Moms pastinya selalu melihat bayi setelah lahir selalu dibedong. Hal tersebut ternyata membuat bayi lebih tidur nyenyak. American Academy of Pediatrics (AAP) juga menegaskan bahwa membedong bayi membuatnya merasa nyaman sehingga tidurnya lebih nyenyak. Tentu saja jika dilakukan bedong dengan benar.

2. Mengurangi risiko SIDS (Sudden Infant Death Syndrome) pada bayi baru lahir. Bayi akan sulit bergerak bebas sehingga melindunginya dari risiko bahaya yang mengakibatkan SIDS

Membedong bayi dan memosisikan tidurnya telentang mampu membuatnya terhindar dari risiko SIDS. Dengan bedong yang nyaman, bayi tentunya sulit bergerak bebas yang juga melindunginya dari bahaya. Salah satunya bisa menyebabkan SIDS, yaitu kematian mendadak pada bayi sehat yang berusia kurang dari 1 tahun.

3. Menghindari risiko reflek moro. Reflek moro merupakan suatu kondisi di mana bayi masih sensitif terhadap suara dan sentuhan

Bayi baru lahir memang masih sangat sensitif terhadap suara maupun sentuhan. Mereka bisa saja kaget dengan suara orang membuka pintu. Selain itu, meski hanya menyentuhnya pelan-pelan, bayi akan lansgsung kaget. Namun, bayi yang dibedong tentunya lebih terhindar dari refleks moro sehingga tidurnya lebih tenang tanpa gangguan.

4. Membuat suhu tubuh bayi tetap hangat. Bayi yang dibedong rentan mengalami kedinginan sehingga terhindar dari hipotermia

Bayi yang baru lahir belum memiliki pengaturan suhu tubuh yang baik sehingga dengan membedong akan membuatnya tetap hangat. Bahkan, kain yang cenderung sempit saat dipakai untuk bedong bayi juga hampir menyerupai kondisi di dalam rahim sehingga ia lebih tenang dan nggak mudah rewel.

5. Menghindari kaki melengkung (kurang lurus) dan tangan yang kurang lurus saat mereka sudah besar. Entah ini mitos atau fakta, namun orang tua zaman dulu selalu membedong bayi agar kaki dan tangannya lebih lurus

Beberapa orang mungkin pernah mendengar orang tua bilang begini, “Bayinya jangan lupa dibedong biar nanti kaki dan tangannya lurus”. Mungkin karena bayi yang dibedong kurang bebas bergerak karena tangan dan kakinya lurus sehingga berpengaruh pada bentuk tangan dan kaki yang cenderung lurus.

3 Hal penting yang harus diperhatikan dalam membedong bayi

Meskipun bedong bayi memiliki banyak manfaatnya, namun ada hal dua hal penting yang harus dilakukan. Yang pertama adalah jangan membedong bayi terlalu ketat. Ini akan membuat bayi merasa sesak yang akhirnya kepanasan dan berkeringat. Beri sedikit space agar si kecil bisa bergerak sedikit.

Yang kedua adalah hindari meninggalkan bayi dibedong dalam keadaan tengkurap. Posisi terbaik saat bayi dibedong adalah ketika telentang. Bayi yang nggak sengaja terguling hingga tengkurap dalam keadaan dibedong hanya akan menghambat pernapasan dan berisiko mengalami kematian mendadak.

Yang ketiga adalah dengan bedong bayi hanya boleh dilakukan hingga bayi berumur 3 bulan saja. Lebih dari usia tersebut hanya akan membatasi ruang geraknya. Bayi yang semakin besar akan merasa kurang nyaman ketika ruang geraknya dibatasi.

Gimana Moms? Setelah melihat beberapa manfaat dan apa saja yang harus diperhatikan dalam membedong bayi, apakah Moms nantinya si baby akan dibedong? Semoga bermanfaat, ya!