Perut Hamil Putri Titian Bikin Salah Fokus Karena Mulus. Beginilah 5 Cara Hamil Tanpa ‘Stretch Mark’

Cara mencegah 'stretch mark' selama kehamilan

28 Januari 2019

Lihat deh perut buncit Putri Titian kelewat mulus! via https://www.instagram.com

Putri Titian saat ini sedang menikmati masa kehamilan anak keduanya, bahkan dia nggak sabar buat menyambut kelahiran adik Iori, anak pertamanya. Dia kemudian mengunggah momen membahagiakan ketika usia kehamilannya sudah memasuki 32 minggu di akun Instagramnya @putrititian. Terlihat Iori dengan bahagia memeluk perut ‘momom’nya. Tapi, perut buncit Putri Titian malah bikin salah fokus. Pasalnya, buat ibu yang sedang hamil besar, apalagi yang dikandung adalah anak keduanya, perut Putri Titian ini mulus banget. Nggak ada stretch mark sama sekali!

Dikutip dari BBC, stretch mark adalah guratan pada kulit karena kulit kurang elastis padahal terjadi peregangan kulit yang signifikan. Bagi ibu hamil, perut kan akan membesar sehingga kulit perut akan dipaksa meregang. Cara untuk mencegahnya adalah dengan menjaga kulit agar elastis. Karena kalau sudah terlanjur, maka stretch mark yang warnanya sudah jadi putih akan sulit dihilangkan lo. Jadi, gimana sih caranya mencegah agar kulit nggak mengalami stretch mark saat sedang hamil?

1. Kunci penting pencegahan stretch mark adalah dengan menjaga kelembapan kulit. Maka dari itu, ibu hamil harus selalu minum yang cukup dan makan yang sehat

Jangan lupa minum yang cukup ya. Kebutuhan air ibu hamil lebih banyak lo

Biar kulit jadi elastis, maka syaratnya adalah kulit harus lembap. Kelembapan yang paling penting datangnya dari dalam tubuh sendiri. Hal ini bisa dibantu dengan konsumsi air minum yang cukup supaya kulit nggak kering. Selain air minum, makan buah atau sayur juga bisa membuat kulit lembap lo.

2. Selain itu, ibu hamil sebaiknya menjaga kenaikan berat badan agar selalu ideal sesuai dengan usia kehamilannya

Selalu jaga kenaikan berat badan sesuai dengan usia kehamilan ya

Nggak cuma soal kulit yang elastis, kenaikan berat badan yang drastis juga bisa bikin stretch mark datang. Maka dari itu, kenaikan berat badan harus selalu dikontrol sesuai dengan kenaikan berat badan ideal yang dianjurkan oleh dokter sesuai usia kehamilan.

3. Sejak awal kehamilan, ibu hamil juga harus selalu rajin mengolesi seluruh tubuh dengan krim pelembap. Terutama di area perut, pinggul, dan pinggang

Pakai krim pelembap di seluruh tubuh

Kalau kelembapan dari dalam tubuh dirasa kurang, nggak ada salahnya buat menambah kelembapan dari luar. Jangan lupa rajin-rajin pakai krim pelembap terutama sehabis mandi. Biasanya kan kita mengoleskan cuma di bagian tubuh yang terlihat aja, sekarang harus dioleskan ke seluruh bagian tubuh ya~

4. Oleskan juga krim anti stretch mark atau minyak untuk kulit tubuh di bagian tubuh yang rentan mengalaminya. Jangan sampai skip deh!

Krim anti ‘stretch mark’ digunakan di bagian yang rawan muncul guratan-guratan tersebut

Untuk tambahan, krim anti stretch mark juga bisa dioleskan ke bagian kulit yang rawan muncul stretch mark saat hamil. Kalau sulit mendapatkannya, pakai minyak yang khusus untuk tubuh juga bisa kok seperti minyak zaitun, virgin coconut oil, dan sebagainya.

5. Ibu hamil juga nggak boleh menggaruk-garuk kulit ya. Itu akan memperparah munculnya stretch mark di tubuh lo

Kalau digaruk bisa jadi memicu kemunculan ‘stretch mark’

Ada ibu hamil ada yang punya kebiasaan menggaruk-garuk kulit? Hati-hati ya. Ternyata hal ini bisa membuat stretch mark akan lebih mudah muncul lo. Padahal kerap kali menggaruk dilakukan tanpa sadar dan tanpa sengaja. Duh!

Kalau sudah mengikuti cara-cara tersebut, semoga kehamilan lancar dan tanpa diwarnai keberadaan stretch mark. Memang sih stretch mark itu sebenarnya nggak bahaya, tapi bisa mengurangi rasa percaya diri wanita di kemudian hari.