4 Permasalahan yang Membuat Antar Besan Sering Nggak Cocok. Apa Saja?

Permasalahan Antar Besan

15 Desember 2021

Photo by Andrea Piacquadio via https://www.pexels.com

Permasalahan antar besan memang seringkali menjadi momok tersendiri. Beberapa orang mungkin menganggap kalau menikah adalah solusi yang tepat dari berbagai pertanyaan kapan nikah”. Mereka mengira dengan menikah akan aman dengan pertanyaan tersebut. Sayangnya hal tersebut tidaklah benar. Setelah menikah jutsru banyak yang harus dihadapi, seperti mertua, ipar bahkan ada pemasalahan antara besan yang masih pelik terjadi.

Pasalnya, pernikahan bukan hanya menyatukan dua hati tetapi juga dua keluarga. Untuk urusan rumah tangga memang harus diselesaikan berdua yaitu antar suami istri, akan tetapi kedua keluarga nantinya akan menjadi satu keluarga besar. Buat kamu yang sudah menikah, pernah nggak sih, memerhatikan kalau permasalahan antar Besan itu benar-benar ada. Sekecil apapun selalu jadi masalah.

Beruntung kalian yang berhasil menyatukan dua keluarga tanpa banyak drama antar mertua, ipar hingga besan. Yang perlu diketahui adalah ketika kita merasa cocok dengan keluarga suami, namun antar besan justru ada kurang cocok karena suatu masalah.

Berikut permasalahan antar besan yang seringkali terjadi;

1. Merasa anaknya diambil keluarga barunya

Kalau melihat anaknya (wanita) dipinang oleh lelaki yang berasal dari keluarga yang baik dan dianggap seperti anaknya sendiri, orang tua dari pihak wanita ini sering merasa iri. Mereka menganggap kalau anaknya telah diambil. Apalagi kalau anaknya juga bisa membelikan berbagai barang untuk mertua, si ibu dari pihak wanita merasa keberatan. Begitu juga dari pihak orang tua laki-laki. Berasa anaknya malah diambil.

2. Berebut mengasuh cucu

Khususnya bagi para kakek nenek yang sedang menantikan kehadiran cucu pertama, biasanya sudah mengincar cucunya mau dibawa ke rumah siapa dulu. Kadang masalah sepele seperti ini bisa memicu pertengkaran batin. Kakek nenek dari pihak ibu pengin cucunya di bawa ke rumah, tapi kakek nenek yang satunya juga maunya yang pertama kali kedatangan cucu.

3. Kadang, persaingan tentang bagus atau nggaknya rumah juga sering jadi soal

Sekilas memang terdengar aneh, tapi ini kadang juga menjadi masalah antar besan, lo. Ketika berkunjung sekadar silaturahmi dan melihat rumah besan lebih bagus, pasti sesampainya di rumah langsung kepikiran. Bahkan ada yang sampai berencan renovasi rumah agar terlihat lebih bagus dari sang besan. Apalagi kalau melihat isi rumah penuh dengan barang-barang antik, penginnya juga ikut-ikutan beli biar terlihat sama.

4. Sering merasa nggak tega dengan perlakuan besan terhadap anaknya

Kalau besan sudah sama-sama kumpul ke rumah anak, biasanya sering iba dengan keadaan anaknya yang kurang terawat. Mengingat dulu ketika masih menjadi tanggung jawab keluarga dicukupi semua, giliran jadi istri malah kurang terawat. Ujung-ujungnya nyalahin suami dan merembet ke besan, lalu dalam hati bilang, “Itu masa’ ibunya nggak ngasih tahu gimana memperlalukan istri sih, dibiarkan saja ngurus anak sendiri sampai kurang terawat”. Padahal, apa yang mereka khawatirkan belum tentu benar, kan?

Ternyata masalah pernikahan nggak hanya seputar mertua dan ipar ya Moms. Ada aja percecokan batin antar besan yang kadang membuat anak malah ikutan mikir, “kok orang tua kita pada nggak akur ya”. Tapi ya gimana lagi, menyatukan dua keluarga memang nggak mudah. Tapi, tetap semangat ya!