5 Hal Sepele yang Ternyata Membuat Anak Terlambat Bicara. Ketahui Sejak Dini!

Penyebab Anak Lambat Bicara

15 Desember 2021

Photo by Eren Li via https://www.pexels.com

Tanpa disadari, para orang tua seringkali melakukan beberapa hal yang sebenarnya justru menjadi penyebab anak terlambat bicara. Terlambat bicara pada anak merupakan jenis keterlambatan yang umum terjadi dan hanya bersifat sementara. Namun pada beberapa kasus, anak yang mengalami terlambat bicara bisa menjadi tanda adanya gangguan pendengaran hingga tumbuh kembang anak.

Sebagai orang tua tentunya merasa khawatir ketika anak mengalami keterlambatan berbicara, terlebih jika anak seusia lainnya sudah lancar dalam berbicara. Gangguan ini bisa dilihat dari bicara yang kurang jelas hingga sulit mengungkapkan kata-kata. Banyak faktor yang membuat anak terlambat berbicara. Bahkan sebenarnya juga tergolong hal yang sepele.

Berikut beberapa hal sepele yang menjadi penyebab anak terlambat bicara;

1. Mengajak anak berkomunikasi dengan dua bahasa

Orang tua zaman sekarang seringkali mengajak anaknya berbicara dengan bahasa campuran. Ya memang terdengar keren sih, hanya saja anak belum siap menerima dua bahasa yang berbeda. Lebih baik ajak anak menggunakan satu bahasa saja. Misalnya bahasa Indonesia semua dulu, hindari dicampur-campur dengan bahasa asing karena akan membuat mereka kesulitan menangkap kata.

2. Berbicara dengan anak menggunakan nada yang cepat

Beberapa orang mungkin punya karakter yang bisa berbicara cepat, namun sebaiknya tidak melakukannya ketika sedang bicara dengan anak. Seorang ibu yang seringkali menasihati atau mengajak anak bicara dengan tempo yang cepat justru akan membuatnya kesulitan memahami kata-kata. Hasilnya, si kecil mengalami keterlambatan dalam bicara.

3. Membiarkan anak menonton video dengan bahasa asing tanpa pendampingan

Bagi para orang tua yang bekerja dan punya banyak kesibukan cenderung memberikan gadget pada anak. Mereka sangat asyik menonton video acara anak dengan bahasa asing tanpa pendampingan. Namun, hal ini justru memberikan dampak buruk yang akan membuat anak lambat dalam bicara. Mungkin harapan orang tuanya, dengan banyak menonton video berbahasa asing akan membuat anak cepat paham. Sayangnya berisiko mengalami keterlambatan bicara.

4. Berkomunikasi dengan anak menggunakan bahasa isyarat dan tanpa deskripsi dengan jelas

Bahasa isyarat yang dimaksud di sini adalah menggunakan kata ini dan itu. Misalnya, “Adik mau dibelikan mainan yang ini atau itu?”. Tanpa adanya deskripsi yang jelas pada mainan tentunya membuat anak kurang bisa mengerti. Untuk itu, sangat penting bagi para ibu untuk menggunakan deskripsi yang jelas agar anak juga mudah memahaminya.

5. Nggak adanya kepedulian dari orang sekitar

Anak yang mengalami keterlambatan dalam bicara biasanya sering diabaikan orang sekitar termasuk orang tuanya sendiri. Mereka terbiasa bermain sendiri dan kurang perhatian dari orang tua. Anak-anak memang membutuhkan lebih banyak perhatian sejak kecil. Salah satunya untuk melatih komunikasi agar mereka nggak mengalami keterlambatan dalam berbicara.

Itulah beberapa hal sepele yang ternyata berdampak pada keterlambatan bicara anak. Meski banyak yang mengatakan kalau seiring berjalannya waktu anak akan bisa bicara sendiri, namun butuh waktu lama. Salah satu cara untuk merangsang kemampuan berbicara anak adalah dengan banyak mengajaknya berkomunikasi. Berikan respon ketika si kecil mengajak bicara meski belum jelas. Semoga bermanfaat, ya!