5 Gaya Asuh Unik para Orang Tua di Skandinavia. Inspiratif, Bisa Diadaptasi Juga!

Parenting Unik di Skandinavia

22 Oktober 2021

Photo by Elina Fairytale via https://www.pexels.com

Pola asuh anak terbaik yang dilakukan sejak dini akan berpengaruh pada karakternya saat dewasa nanti. Kalau ngomongin soal negara dengan pola asuh terbaik, sudah pasti jatuh pada negara Skandinavia. Moms pastinya sudah pernah mendengar kalau Skandinavia menjadi salah satu negara yang masuk peringkat ke 10 dalam daftar negara paling bahagia di dunia versi World Happiness Report. Hal tersebut karena memiliki pola asuh yang unik yang bisa ditiru para Moms.

Dengan meniru pola asuh negara lain, bukan berarti orang tua nggak memiliki caranya sendiri dalam mendidik anak. Namun, ada kalanya punya referensi lain yang akan dipakai dalam mendidik anak. Jika pola asuhnya bagus, nggak ada salahnya untuk dijadikan acuan. Toh, keinginan semua orang tua itu sama, yaitu agar anaknya tumbuh menjadi pribadi yang berkarakter.

Keberhasilan para orang tua di negara Skandinavia dalam mendidik anak memang patut ditiru. Mereka memiliki keunikan tersendiri dalam mendidik anak-anaknya. Dengan pola didik yang tepat sejak kecil tentunya akan berpengaruh pada kebahagiaan anak di masa depan. Mau tahu bagaimana parenting orang tua di negara Skandinavia?

1.Para orang tua di Skandinavia ternyata nggak pernah membedakan jenis kelamin. Uniknya, mereka melakukan USG hanya untuk mengetahui kesehatan janin, bukan jenis kelaminnya

Photo by Naomi Shi from Pexels

Selain ingin tahu kesehatannya, para orang tua di Indonesia melakukan USG juga untuk memastikan jenis kelamin calon bayi. Namun, jenis kelamin ini nggak terlalu penting karena mereka memperlakukan anak sama tanpa membedakan gender.

2.Para orang tua di Skandinavia nggak terlalu buru-buru menyekolahkan anak. Mereka percaya kalau anak akan belajar ketika sudah benar-benar siap belajar

Photo by Artem Podrez from Pexels

Menurut penelitian, tidak ada perbedaan kemampuan yang siginifikan antara anak yang belajar membaca pada usia 5 tahun dengan anak yang belajar pada usia 7 tahun. Mereka juga nggak terlalu memaksa anak agar cepat bisa membaca dan berhitung terlalu awal. Ketika anak dipaksa namun belum ada keinginan, maka dampaknya akan lebih buruk.

3.Para orang tua di Skandinavia selalu membiasakan anak tidur di luar ruangan. Bahkan bayi yang tidur dalam stoller di ruangan terbuka adalah pemandangan yang umum di negara tersebut

Photo by RODNAE Productions from Pexels

Mereka menganggap kalau udara terbuka dan sinar matahari sangatlah bagus untuk kesehatan anak. Bahkan ketika musim dingin sekalipun, anak-anak tetap di biarkan tidur di luar. Hal tersebut dilakukan agar sistem kekebalan tubuh anak semakin meningkat.

4.Para orang tua di Skandinavia membiarkan anak bermain sesukanya usai pulang sekolah. Hal ini karena pihak sekolah nggak membebani dengan pekerjaan rumah

Photo by Quang Nguyen Vinh from Pexels

Kalau di Skandinavia, tempat belajar ya hanya di sekolah saja. Setelah itu, mereka bebas melakukan apa saja tanpa terbebani dengan PR dari sekolah. Para orang tua yakin bahwa anak yang dibiarkan bermain di alam bebas hingga berkotor-kotoran sekalipun akan meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan mampu mengurangi risiko alergi.

5.Para orang tua di Skandinavia selalu mengajarkan anak untuk bermain ke alam bebas. Bahkan juga membiarkan anak untuk menggunakan alat sungguhan seperti gunting, palu dan alat berbahaya lainnya

Photo by Michael Morse from Pexels

Orang tua di negara Skandinavia bahkan nggak tanggung-tanggung untuk membiarkan anak memanjat pohon dan menggunakan alat sungguhan. Anak-anak juga dibiarkan untuk pergi kemananpun sendiri dengan bersepeda maupun memakai kendaraan umum. Hal tersebut dilakukan agar anak paham tentang pengambilan risiko dan lebih bertanggung jawab.

Cara didik seperti di atas ternyata mampu membuat anak-anak tumbuh menjadi pribadi yang bagus. Sepertinya Moms juga bisa mencontoh parenting ala negara Skandinavia ini, lo!