10 Mitos Soal Menyusui yang Nggak Sepenuhnya Benar. Wajib Tahu Biar Nggak ‘Terjebak’!

Mitos seputar menyusui

12 Maret 2021

mitos menyusui | photo by Jonathan Borba via https://www.freepik.com

Duh, busui tuh jangan minum es, nanti anaknya jadi masuk angin!

Busui kok makan pedas, mencret lo nanti anaknya!

Ketika ibu menyusui, pasti akan ada aja larangan atau saran dari orang sekitar. Padahal larangan atau saran tersebut belum tentu benar atau bisa disikapi dengan lebih bijak. Supaya lebih jeli saat mendengarkan saran atau larangan dari orang-orang terdekat, sebaiknya ibu memastikan dulu kebenarannya agar Moms nggak terjebak informasi keliru atau hoaks. Daripada penasaran, yuk simak apa saja sih mitos menyusui yang masih banyak diperdebatkan ini!

1. Kebanyakan orang mengira makanan yang dikonsumsi ibu akan berdampak pada rasa ASI. Misalnya rasa ASI akan pedas bila ibu makan makanan yang pedas juga. Padahal Moms boleh makan apa aja asalkan memperhatikan beberapa makanan yang mungkin membuat si kecil alergi

mitos makanan berpengaruh pada rasa ASI | photo by Andrea Piacquadio

2. Anggapan kalau minum susu bikin produksi ASI makin banyak itu salah besar. Pasalnya produksi ASI dipengaruhi oleh frekuensi menyusui, bukan karena Moms sering minum susu

mitos minum susu dapat memperbanyak ASI | photo by Devanath

3. Salah satu mitos yang paling kerap muncul, menyusui membuat pay*dara perempuan kendur. Kulit dan jaringan pay*dara memang merenggang ketika menyusui, tapi bukan berarti pay*dara kendur. Hal ini berkaitan dengan faktor usia dan genetik

mitos ukuran pay*dara dan produksi ASI | photo by Jonathan Borba

4. Bayi yang sering menyusu bukan pertanda ia kekurangan ASI, ya. Frekuensi bayi menyusu memang lebih sering ketika bayi baru lahir. Frekuensi ini akan menurun seiring dengan perkembangan bayi. Jadi Moms nggak perlu khawatir

mitos bayi sering menyusu karean kurang ASI | photo by Laura Garcia

5. Cuma mitos belaka, ukuran pay*dara nggak ada hubungannya dengan produksi ASI. Bukan besar atau kecilnya pay*dara yang jadi faktor penentu, tapi justru bergantung pada kelenjar susu. Pun banyaknya ASI dipengaruhi oleh frekuensi bayi menyusu

mitos ukuran pay*dara berpengaruh pada jumlah ASI | photo by Adina Voicu

6. Mitos lain yag berkembang, mencuci put*ng susu sebelum ibu menyusui. cara ini lebih baik dihindari karena bayi sudah akrab dengan aroma put*ng ibu. Apalagi put*ng menghasilkan zat yang baik untuk meningkatkan kekebalan bayi

mitos mencuci put*ng sebelum menyusui | photo by Alfonso Cerezo

7. Larangan ibu menyusui ketika sedang sakit tidak sepenuhnya benar. Pasalnya, larangan itu tergantung sakit yang ibu derita. Selama mendapatkan perawatan yang tepat dan asupan tubuh terjaga, ibu yang sakit masih bisa menyusui bayinya

mitos ibusakit dilarang menyusui | photo by Karolina Grabowska

8. Selama ini banyak orang keliru soal menyapih dan durasi menyusui. Si kecil dianggap sulit disapih bila terllau lama menyusu. Padahal bayi dapat disapih kapan saja usai masa pemberian ASI eksklusif selesai. Ibu pun bisa menyapih bila si buah hati memang sudah siap

mitos bayi susah disapih karena lama menyusu | photo by Daria Shevtsova

9. Kebanyakan orang nggak akan membangunkan bayi untuk menyusu. Padahal nggaka apa-apa membangunkannya karena kalau dibiarkan saja, bayi akan kehilangan waktu menyusu. Sebaiknya bayi dibangunkan untuk disusui setelah 4 jam tertidur, terutama bagi bayi baru lahir

mitos membangunkan bayi untuk disusui | photo by John Finkelstein

10. Menyusui dapat mencegah kehamilan itu memang benar. Cara ini biasa disebut dengan metode amenore laktasi. Tapi cara ini hanya berlaku selama ibu belum mengalami menstruasi. Makanya anggapan menyusui bisa mencegah kehamilan itu nggak benar seutuhnya

mitos menyusui mencegah kehamilan | photo by Negative Space

Nah itu dia 10 mitos soal menyusui. Setelah ini, Moms lebih hati-hati agar tidak termakan mitos, ya. Ada baiknya Moms juga berkonsultasi dengan dokter mengenai apa saja yang boleh dilakukan dan yang nggak saat menyusui. Sehingga infromasi yang Moms terima terjamin kebenarannya!