Mengenal Prediabetes pada Anak dan Gejalanya yang Jarang Disadari Orang Tua

Apa itu prediabetes?

20 Juni 2022

Prediabetes pada anak | Foto oleh Serezniy dari Depositphoto via ://

Penyakit diabetes umumnya dikenal lebih banyak menyerang orang dewasa. Namun, Moms juga harus waspada dengan prediabetes yang tidak hanya dialami oleh orang dewasa saja, tapi juga banyak dialami oleh anak-anak. Sayangnya, para orang tua masih belum terlalu memahami apa itu prediabetes dan gejalanya pada anak.

Kondisi prediabetes memungkinkan anak mengalami diabetes sejak usia dini, jika tidak ditangani segera. Apalagi anak-anak mungkin akan kesulitan dalam menjalani pola hidup yang ketat dalam kondisi tersebut. Sebagai rang tua, penting bagi Moms dan Dads untuk memahami apa itu prediabetes dan gejalanya pada anak.

 

Prediabetes sebagai ambang batas gula darah yang melebihi batas normal

Prediabetes pada anak
Anak sedang cek gula darah | Foto oleh Pavel Danilyuk dari Pexels

Sebenarnya prediabetes belum bisa dikatakan diabetes. Kondisi ini bisa menggambarkan ketika kadar gula darah yang sudah melebihi batas normal, tapi belum cukup tinggi untuk disebut sebagai diabetes. Kendati demikian, seseorang yang mengalami prediabetes berpotensi besar berkembang menjadi diabetes tipe 2 jika tidak segera ditangani.

Prediabetes juga bisa dikatakan sebagai peringatan risiko diabetes, yang masih bisa disembuhkan dengan mengubah gaya hidup yang lebih sehat. Sehingga, kondisi prediabetes tidak berkembang menjadi diabetes.

 

Gejala prediabetes jarang disadari bagi pada orang tua dan anak

Prediabetes pada anak
Anak gemuk makan manis | Foto oleh Londondeposit dari Depositphoto

Menurut Centers for Disease and Prevention, gejala prediabetes biasanya tidak disadari oleh pasien. Prediabetes ditandai dengan gejala lebih cepat merasa haus, kerap buang air kecil, pengelihatan kabur, mudah cepat lelah, kulit menggelap di beberapa bagian tubuh seperti leher, ketiak, siku, lutut, dan buku-buku jari.

Sementara itu, American Diabetes Assosiation menjelasakan bahwa beberapa gejala prediabetes pada anak lebih sulit diketahui karena kondisi anak yang masih dalam masa pertumbuhan. Namun, Moms dan Dads bisa mewaspadai beberapa hal berikut yang bisa meningkatkan risiko prediabetes pada anak:

1. Anak jarang bergerak aktif

Anak yang lebih senang duduk anteng dan kurang aktif bergerak, lebih berisiko mengalami prediabetes, daripada anak yang aktif alias banyak bergerak.

2. Kelebihan berat badan atau obesitas

Anak yang kelebihan berat badan biasanya kadar gula darahnya tinggi. Apalagi anak-anak jarang mengikuti pemeriksaan rutin gula darah. Hal ini membuat pankreasnya harus bekerja keras untuk memproduksi insulin supaya bisa mengontrol gula darah.

3. Ada faktor keturunan

Jika ada anggota keluarga misalnya Moms dan Dads yang menderita diabetes tipe 2, maka anak memiliki risiko prediabetes yang cukup tinggi.

4. Moms mengalami diabetes gestasional saat hamil

Selain faktor keturunan, anak juga lebih berisiko mengalami prediabetes jika Moms mengalami diabetes gestasional saat hamil.

 

Cara mencegah prediabetes pada anak

Prediabetes pada anak
Anak makan | Foto oleh Kampus Production dari Pexels

Prediabetes masih bisa dicegah ya Moms, pun jika anak memang sudah didiagnosis prediabetes, kondisinya masih bisa dipulihkan dengan menjaga pola hidup yang sehat. Berikut beberapa hal yang bisa Moms lakukan untuk mencegah prediabetes pada anak:

1. Hindari minuman manis dengan kandungan gula yang tinggi, seperti minuman instan atau kemasan, dan minuman bersoda. Ajarkan anak untuk banyak minum air putih sejak dini.

2. Konsumsi makanan bergizi seimbang, perbanyak sayur dan buah, serta hindari junk food.

3. Ajak anak untuk aktif bergerak, misalnya bermain yang mengasah motorik kasar. Jangan biarkan anak hanya bermain gadget sambil duduk atau rebahan terlalu lama.

4. Memberikan contoh gaya hidup sehat pada anak. Jangan sampai Moms hanya melarang atau mengarahkan anak, tapi Moms dan Dads sendiri masih belum bisa menjalani hidup sehat.

Nah, itulah beberapa hal yang penting untuk Moms dan Dads ketahui terkait prediabetes pada anak. Mulai sekarang, waspada yuk, karena prediabetes bisa dialami oleh siapa pun!