4 Tips Menata Kamar Bayi Menurut Feng Shui. Demi Perkembangan yang Lebih Optimal!

Menata Kamar Bayi ala Feng Shui

20 November 2021

Photo by Leah Kelley via https://www.pexels.com

Setiap orang tua pastinya ingin menyediakan kamar yang nyaman untuk anaknya. Terlebih ketika baru saja menjadi orang tua, wajar kalau agak lebay dalam menata kamar baby. Tapi, menata kamar bayi yang baru lahir juga ada aturannya. Untuk para orang tua yang percaya dengan ilmu Feng Shui, penataan kamar juga akan berpengaruh pada perkembangan anak dan mampu memberikan energi positif setiap hari.

Seorang bayi biasanya lebih peka dengan sekelilingnya. Kepekaan ini akan dialami sejak ia lahi hingga berusia 5 tahun. Itulah mengapa sangat penting menata kamar anak berdasarkan ahli Feng Shui. Memang semua tergantung kepercayaan sih Moms, tapi kalau punya dampak positif untuk si kecil, nggak ada salahnya buat mencoba. Toh, kebahagiaan si kecil adalah kebahagiaan orang tua.

Menata kamar bayi sesuai dengan ahli Feng Shui mampu memberikan keseimbangan terbaik dengan alam sehingga banyak orang tua yang sudah menerapkannya. Buat Moms yang mau mencobanya, berikut aturan penataan kamar ala Feng Shui;

1. Menentukan lokasi yang tepat. Lokasi untuk kamar anak juga berpengaruh terhadap kenyamanannnya

Kalau si kecil sering rewel atau kurang nyaman saat berada di kamar, mungkin salah satu penyebabnya adalah lokasi kamar yang kurang tepat. Menurut Feng Shui, Moms sebaiknya memilih lokasi kamar bayi yang jauh dari ruang keluarga, jauh dari jalan, dan nggak bersebelahan dari rumah tetangga. Bayi akan mudah terganggu dengan hal-hal kecil sehingga harus berada jauuh dari lokasi yang cenderung ramai. Namun, hindari menempatkan ruang bayi di atas ruangan kosong.

2. Pemilihan warna yang tepat. Warna cat yang tepat untuk kamar anak juga akan memengaruhi nyenyak atau tidaknya ketika tidur

Ahli Feng Shui menyarankan bahwa di kamar anak sebaiknya terdapat lima unsur Feng Shui yaitu tanah, air, api, logam dan kayu. Adanya elemen tersebut ternyata mampu membentuk karakter anak sesuai sifat yang diinginkan. Agar si kecil semakin nyaman dan nyenyak ketika tidur, Feng Shui menyarankan warna-warna yang tenang seperti biru, hijau, pink, beige, kuning dan putih. Sedangkan warna yang harus dihindari adalah kombinasi hitam putih, ini hanya akan membuat bayi sering rewel.

3. Memilih bentuk ranjang dan posisi ranjang. Ini sangat penting diperhatikan karena merupakan “singgasana” si kecil

Untuk bentuk ranjang, sebaiknya pilih bentuk kotak dan hindari bentuk yang nggak stabil seperti oval, bentuk lengkung dan desain aneh-aneh seperti kereta kencana. Jangan meletakkan balok di atas ranjang karena dapat menghambat perkembangannya.

Posisi ranjang bayi sebaiknya memudahkan bayi untuk melihat pintu agar ia bisa langsung melihat siapa saja yang masuk. Namun, jauhkan posisi ranjang bayi dari jendela karena kurang aman. Jangan lupa menambahkan mainan yang lembut di bagian tengah atas ranjang bayi ya, Moms. Adanya mainan tersebut mampu memengaruhi kesehatan mental, spiritual dan emosi agar lebih seimbang.

4. Pemilihan motif sprei dan wallpaper. Meski banyak motif yang terlihat lucu-lucu, namun belum tentu bagus jika dilihat dari ilmu Feng Shui

Moms sebaiknya hindari memilih motif yang agak tajam seperti segitiga, tanda silang, anak panah dan motif tajam lainnya karena akan mengganggu kesehatan bayi. Memilih motif binatang juga harus diperhatikan, hindari memilih motif binatang buas. Sangat disarankan lebih memilih motif binatang jinak seperti kelinci, tupai, burung dan hewan jinak lainnya.

Itulah tips dari ahli Feng Shui dalam menata kamar bayi. Hingga kini, para orang tua banyak yang sudah menerapkannya. Hal tersebut karena mampu memberikan energi positif untuk anak. Si kecil jadi semakin nyaman dan nggak rewel ketika berada di ruangannya. Semoga bermanfaat ya Moms!