Bicara Soal Masa Subur Pria; Cari Tahu Cara Menghitung dan Faktor-faktornya!

Masa Subur Pria

02 Oktober 2021

Photo by Andrea Piacquadio via https://www.pexels.com

Menghitung masa subur pria juga sangat penting untuk diperhatikan. Terlebih bagi pasangan yang sedang melakukan program hamil. Pasalnya, penelitian menyebutkan bahwa 20% masalah kesuburan dipicu dari pihak pria. Untuk itu, sangat penting untuk mengetahui kapan pria sedang dalam masa subur. Hal ini agar pasangan yang ingin cepat punya anak bisa berhubungan s*ks di waktu yang tepat sehigga kemungkinan hamil sangatlah besar.

Photo by Andrea Piacquadio from Pexels

Tak hanya perempuan, pria juga memiliki masa subur. Dilansir dari Healthy Male, pada umumnya kesuburan pria dilihat dari bagaimana kualitas dan kuantitas sp*rma. Jika jumlah sperma rendah dan kualitasnya buruk, maka kemungkinan untuk membuahi sel telur sangatlah minim terjadi kehamilan. Bisa dikatakan bahwa sp*rma yang sedikit menjadi tanda bahwa pria sedang dalam masa nggak subur.

Bagaimana cara menghitung masa subur pada pria?

Masa subur pria berada pada usia 20-40 tahun. Mengetahui masa subur pria tentunya berbeda dengan masa subur perempuan. Berdasarkan data yang dilansir dari Jurnal Chronobiology International, menyebutkan bahwa kondisi air mani pada pagi hari sebelum jam 7.30 pagi merupakan kualitas sp*rma terbaik di banding waktu lainnya.

Photo by Gustavo Fring from Pexels

Cuaca juga menjadi pengaruh penting untuk kualitas sp*rma. Di Indonesia, masa subur pria umumnya berlangsung saat subuh hingga pagi hari ketika suhu udara belum terlalu panas. Pada waktu tersebut, sp*rma hasil ej*kulasi mampu bertahan di dinding rahim sekitar dua sampai 3 hari. Semakin banyak sp*rma yang dikeluarkan, maka akan semakin lama bertahan di dinding rahim. Itulah mengapa waktu pagi hari sangat dianjurkan berhubungan s*ks khususnya bagi mereka yang sedang melakukan program hamil.

Melansir dari Betterhealth, umumnya kesuburan pria akan menurun pada usia 40-45 tahun. Pria yang berusia lebih dari 40 tahun cenderung mengalami jumlah produksi sp*rma di dalam air m*ni. Hal ini juga akan terus menurun seiring bertambahnya usia. Masa subur pria memang nggak memiliki ciri spesifik tertentu seperti yang dialami perempuan kerena sp*rma terus terbentuk dan disimpan dalam testis sehingga bisa digunakan kapan saja.

Apa saja yang memengaruhi masa subur pria?

Photo by Ketut Subiyanto from Pexels

Sama halnya seperti perempuan, ada beberapa faktor yang memengaruhi masa subur pada pria seperti merokok, mengonsumsi alkohol maupun obat-obatan terlarang, p*nis yang terlalu sering terkena suhu panas (yang berpengaruh pada reproduksi), hingga terlalu banyak pikiran. Dalam penelitian juga menyebutkan bahwa 15% pria yang mengonsumsi dua obat memiliki jumlah sp*rma di bawah 39 juta. Padahal, jumlah sp*rma normal sekitar 40-300 juta.

Dengan mengetahui masa subur pria, maka akan lebih paham kapan waktu yang tepat untuk berhubungan s*ks khususnya bagi mereka yang ingin segera memiliki momongan. Itulah cara paling mudah menghitung masa subur pria. Semoga bermanfaat ya, khususnya bagi pasangan muda yang nggak ingin terlalu lama menunda momongan.