Manfaat Senam buat Si Kecil; Seru dan Mengasah Kemampuan Motorik!

Tidak cuma untuk orang dewasa, bayi pun memerlukannya :)

15 Februari 2022

Senam bayi untuk kesehatan dan kekuatan otot | Foto oleh Nataliya Vaitkevich dari Pexels via ://

Bagi banyak orangtua baru, bayi tampak seperti makhluk lemah yang tidak boleh melakukan banyak aktivitas fisik. Padahal, bayi juga butuh stimulasi untuk melatih otot dan kemampuan motoriknya lewat senam. Serunya, aktivitas ini juga bisa dilakukan sambil bermain dan bercanda lo bersama si kecil. Hal ini berguna untuk merangsang kemampuan motorik bayi, agar ia lebih bisa mengeksplor diri dan benda di sekitarnya.

Misalnya saja dengan rutin melakukan senam bayi, di mana gerakan-gerakan sederhana ini dapat menjadikan kemampuan motorik anak semakin terasah. Para orang tua pun bisa melakukannya di rumah, namun pastikan gerakannya tidak berbahaya dan nyaman untuk si kecil. Lalu, apa saja sih manfaat senam bayi buat si kecil? Simak, yuk!

1. Lakukan pemanasan lewat gerakan tangan membuka dan menyilang

Ilustrasi genggaman tangan
Pemanasan senam bayi lewat genggaman tangan | Gambar oleh RitaE dari Pixabay

Sama seperti orang dewasa, ada baiknya kita melakukan pemanasan sebelum mengajak si kecil melakukan senam. Pemanasan untuk senam bayi sebetulnya cukup sederhana yakni dengan gerakan membuka dan menyilangkan tangan. Untuk melakukanya, Moms atau Dads dapat memberikan kedua ibu jari ke hadapan si kecil. Setelah ia refleks menggenggamnya, buka kedua lengannya kemudian silangkan ke depan dada.

Lakukan gerakan ini dalam empat hitungan sambil menatap mata si kecil atau mengajaknya bercanda. Gerakan sederhana ini ternyata bermanfaat untuk menguatkan otot punggung dan lengan, lo!

2. Gerakan mengayuh sepeda untuk menguatkan otot paha

Iustrasi senam bagian kaki bayi
Senam bayi seperti mengayuh sepeda | Foto oleh Nataliya Vaitkevich dari Pexels

Setelah pemanasan di bagian lengan, saatnya untuk melatih otot bagian paha dan kaki si kecil, Moms. Genggam kaki si kecil dengan posisi ibu jari di bagian telapak kaki. Luruskan kakinya, kemudian dorong pelan-pelan dan lembut ke arah perut seperti gerakan orang mengayuh sepeda. Sama seperti bagian tangan, lakukan gerakan ini secara bergantian dalam empat hitungan. Jangan lupa nyanyikan lagu biar gerakannya semakin seru, ya, Moms!

Asyiknya berguling ke kanan dan ke kiri

Ilustrasi bayi belajar tengkurap
Senangnya bayi belajar berguling | Foto oleh Daniel Reche dari Pexels

Gerakan senam yang satu ini, akan memberi stimulasi kepada si kecil untuk belajar tengkurap, lho, Moms! Caranya, genggam kedua kaki si kecil dengan satu tangan lalu gunakan tangan lainnya untuk membantu berguling ke kanan dan kiri secara bergantian. Meski tampak sederhana, gerakan ini membantu si kecil melatih otot pinggang, perut, dan pahanya. Jika sering dilatih, si kecil pun akan semakin percaya diri untuk tengkurap dengan kemampuannya sendiri. 

Saatnya untuk terbang, gerakan yang membuat bayi rileks dan ceria

Ilustrasi bayi digendong
Asyiknya bermain terbang-terbangan | Foto oleh Евгения Давыдова dari Pexels

Kini, saatnya melatih otot punggung si kecil, Moms. Agar dapat melakukannya dengan aman, perhatikan cara berikut ini, ya! Angkat tubuh si kecil menggunakan tangan kiri dan pastikan posisi tangan mampu menyangga kedua pergelangan kaki si kecil. Setelah itu, gunakan tangan kanan untuk menyangga bagian tubuh atas si kecil. Terakhir, ajaklah si kecil untuk terbang. Biarkan ia merasakan sensasi terbang selama beberapa detik sambil tertawa bersama Moms dan Dads.

Jangan lupa lakukan pendinginan di akhir sesi senam!

Ilustrasi pijat bayi
Pijat bayi untuk pendinginan dan relaksasi | Foto oleh Nataliya Vaitkevich dari Pexels

Sebelum menutup aktivitas senam, ada baiknya lakukan pendinginan bersama si kecil, ya, Moms. Pendinginan dapat dilakukan dengan memposisikan si kecil dalam posisi tengkurap lalu pijat bagian pinggang, pantat, paha, dan kaki bayi dengan lembut. Biarkan otot-otot si kecil rileks kembali setelah berolahraga seru bersama Moms dan Dads. 

Nah, itulah beberapa gerakan sederhana senam bayi seru yang dapat Moms dan Dads praktikkan bersama si kecil. 

Meski tampak menyenangkan, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum mengajak si kecil melakukan senam bayi, ya, Moms! Pertama, pastikan bayi dalam kondisi sehat, tidak mengantuk, dan tidak lapar. Senam bayi sendiri memang dapat dilakukan sejak usia dini, tetapi waktu paling disarankan untuk melakukannya adalah saat bayi berusia di atas tiga bulan. Perhatikan juga sinyal yang diberikan si kecil saat sedang melakukan senam. Istirahatkan jika ia tampak lelah atau kurang bersemangat berolahraga.

Lakukan aktivitas ini secara rutin untuk mendapatkan manfaat yang maksimal dan jangan lupa untuk bersenang-senang bersama. Selamat mencoba!