8 Alasan Kenapa ASI Disebut Sebagai Cairan Emas; Manfaatnya Segudang!

Manfaat ASI untuk Ibu dan Bayi

24 November 2021

Photo by Wendy Wei via https://www.pexels.com

ASI merupakan cairan penting untuk bayi yang kaya akan manfaat. Bahkan ASI seringkali dianggap sebagai cairan hidup karena mengandung kuman lacto bacililus, sejenis bakteri baik yang nantinya mampu melindungi usus bayi dari berbagai macam penyakit yang masuk melalui saluran pencernaan. Sebab itulah mengapa pemerintah mengeluarkan peraturan tentang pemberian ASI eksklusif selama 6 bulan pertama dalam Peraturan Pemerintah No.33 tahun 2012.

Tak hanya penting untuk bayi, ASI ternyata juga memiliki beragam manfaat untuk Moms, lo. Berikut manfaat “cairan hidup” untuk bayi maupun ibunya!

1. ASI mengandung zat gizi yang penting untuk bayi. ASI pertama yang diberikan pada bayi bernama kolostrum

Kolostrum merupakan cairan ASI yang keluar di hari pertama setelah melahirkan. Dilansir dari Ikatan Dokter Anak Indonesia, kualitas ASI kolostrum sangatlah baik untuk tumbuh kembang bayi karena kaya akan zat gizi yang penting. Untuk teksturnya memang sedikit berbeda, yaitu lebih kental saat dipegang.

2. ASI mampu meningkatkan kecerdasan bayi. Khususnya jika diberikan eksklusif selama 6 bulan

Pemberian ASI secara eksklusif mampu membangun kedekatan antara ibu dan bayi sehingga sangat memengaruhi perkembangan emosi ana. Berdasarkan penelitian dalam Journal of Korean Medical Science, perkembangan kecerdasan otak bayi yang diberi ASI lebih baik ketimbang bayi yang tidak mendapatkan ASI.

3. Kandungan ASI juga mampu menyesuaikan apa yang dialami bayi. Bisa dibilang sebagai penyembuh secara alami

Inilah kemampuan ASI yang ternyata layak dijuluki sebaga “cairan hidup”. Bagi bayi yang sedang sakit, ASI juga akan secara otomatis memproduksi kandungan-kandungan yang mampu menjadi penyembuh alami. Jadi nggak perlu dikit-dikit dibawa ke dokter.

4. ASI mampu mencegah serangan penyakit pada bayi. Obesitas pada bayi juga mampu diatasi dengan pemberian ASI secara eksklusif

Bayi yang diberi ASI eksklusif selama 6 bulan juga lebih rendah berisiko terkena serangan penyakit dan mampu menjaga berat badan bayi agar seimbang. Hal tersebut karena tubuh bayi akan mendapatkan zat kekebalan dari ASI sehingga mampu melawan infeksi.

5. ASI juga dapat mempercepat pemulihan rahim setelah melahirkan. Ibu yang memberi ASI setelah melahirkan cenderung lebih cepat mengalami proses pemulihan

Memberikan ASI untuk bayi nggak hanya bermanfaat bagi bayi tetapi juga mampu meningkatkan hormon oksitosin. Hormon tersebut mampu mengurangi keluarnya pendarahan dan mendorong kontraksi rahim setelah melahirkan sehingga pemulihannya juga lebih cepat.

6. ASI mampu menurunkan risiko depresi setelah melahirkan. Depresi postpartum seringkali dialami ibu yang baru saja melahirkan

Proses menyusui ternyata mampu mengurangi risiko ibu mengalami depresi setelah melahirkan. Kegiatan menyusui tersebut dapat memicu tubuh ibu untuk melepaskan hormon prolaktin dan oksitosin, yang mana hormon tersebut mampu memicu relaksasi dan kedekatan antara ibu dan bayi.

7. ASI juga bermanfaat sebagai kontrasepsi alami yang mampu menunda periode menstruasi sehingga nggak langsung hamil setelah melahirkan

Bagi ibu yang sedang menyusui, maka produksi hormon esterogennya akan berkurang sedangkan ovulasi terjadi saat kadar esterogen dalam tubuh meningkat. Meski mampu mencegah kehamilan, namun menyusui juga belum benar-benar efektif sebagai kontrasepsi alami demi mencegah kehamilan.

8. Komposisi ASI setiap ibu berbeda-beda karena tergantung dari beberapa faktor yang akan memengaruhinya

Setiap ibu menyusui tentunya memiliki kandungan yang berbeda-beda. Ada yang kandungan ASInya sehat karena makan makanan yang bergizi sehingga akan berdampak pada bayi. Namun ada juga faktor lingkungan seperti di mana ibu tersebut tinggal. Tentunya faktor lingkungan juga memengaruhi kondisi ibu.

Itulah manfaat ASI untuk bayi dan ibu. Semoga tetap memberikan ASI ekslusif minimal 6 bulan karena sangat berpengaruh terhadap tumbuh kembang bayi. Semoga bermanfaat ya!