6 Life Skill yang Perlu Ditanamkan ke Anak Sejak Dini. Bukan Hanya Nilai Akademik Semata!

Life Skill untuk Anak

10 November 2021

Photo by Yan Krukov via https://www.pexels.com

Anak yang tumbuh dengan pribadi yang baik tentunya sudah dibekali dengan life skill (kecakapan hidup) sejak usia dini. Life skill merupakan sebuah pengetahuan berharga tentang kehidupan yang nantinya akan sangat berguna untuk kehidupan anak-anak di masa depan. Dengan membekalinya dengan life skill, anak akan lebih mudah menyesuaikan dengan lingkungan dan mampu berperiaku positif.

Mengajarkan anak seputar life skill dimulai sejak ia belum sekolah. Hal ini diharapkan agar anak mudah beradaptasi ketika mulai masuk sekolah. Pasalnya, life skill juga nggak pernah diajarkan di sekolah. Itulah mengapa orang tua wajib membekalinya agar anak nggak hanya sukses di bidang akademik saja.

Melansir dari WHO dalam artikelnya yang berjudul, Life Skill Education for Children dan Adolescent in School, life skill juga merupakan kemampuan untuk beradaptasi dan berperilaku positif yang memungkinkan setiap individu untuk menghadapi tuntutan dan tantangan kehidupan sehari-hari secara efektif.

MomsĀ  dan Dads sudah semestinya mengajarkan life skill pada anak agar mereka tumbuh menjadi pribadi yang mudah beradaptasi dan memiliki karakter yang kuat. Mendidik anak juga nggak melulu tentang nilai akademik karena sudah mereka dapatkan di sekolah. Ada yang juga penting yaitu beberapa life skill yang harus diajarkan pada anak.

1.Anak harus dibekali dengan manajemen waktu agar mereka mampu membagi waktunya dengan baik

Photo by Yan Krukov from Pexels

Dengan mengajarkan life skill yang satu ini diharapkan agar si kecil nantinya bisa menyelesaikan tugas tepat waktu dan bisa mengatur jadwal lainnya. Ini juga berlaku untuk kegiatan sehari-harinya seperti kapan tidur, kapan bermain dan jadwal lainnya.

2.Anak sedari kecil harus dibekali dengan bagaimana bersikap empati agar bisa menerima pendapat orang lain yang berbeda dengannya

Photo by Monstera from Pexels

Moms bisa mulai mengajarkan empati dengan memberikannya pemahaman tentang emosi dan bagaimana cara memahaminya. Life skill ini nantinya akan membuat anak menghargai perbedaan dan mampu merasakan apa yang dirasakan orang lain, bahwa semua orang belum tentu punya perasaan yang sama.

3.Anak harus diajarkan tentang cara berkomunikasi yang baik. Komunikasi yang bagus akan mampu membantu mereka mengekspresikan diri yang tentunya penting saat dewasa

Photo by Tatiana Syrikova from Pexels

Salah satu cara paling mudah dalam mengajarkan kecakapan hidup yang satu ini adalah dengan meluangkan waktu setiap hari untuk mendengarkan ketika anak bercerita dan memberikan tanggapan. Di sini Moms juga bisa memberikan masukan yang dibutuhkan.

4.Anak harus dibekali cara bagaimana menghadapi tantangan. Moms dan Dads bisa mendorong si kecil belajar hal baru yang merupakan tantangan baginya

Photo by Tatiana Syrikova from Pexels

Tanpa adanya tantangan, orang akan berada di titik yang membosankan. Selagi masih kecil, Moms dan Dads bisa mengajarkan tentang pentingnya belajar hal baru agar lebih tertantang. Ini juga akan membuat kehidupannya semakin menyenangkan saat dewasa nanti.

5.Anak harus diajarkan tentang cara berpikir kritis agar mereka nantinya mampu menemukan solusi dari permasalahan yang ditemuinya

Photo by Tatiana Syrikova from Pexels

Ada banyak permainan yang memberikan ruang kreasi pada anak sehingga mampu membangun pemikrian kritis pada si kecil. Contoh mainan yang mampu membangun pola pikir kritis pada anak adalah monopoli, ular tangga, bermain dokter-dokteran hingga main petak umpet.

6.Anak harus diajarkan tentang bagaimana membuat keputusan yang baik. Pengambilan keputusan sangat penting diajarkan sejak dini

Photo by Kamaji Ogino from Pexels

Moms dan Dads nggak perlu mengajarkan hal berat dalam mengambil keputusan. Salah satu contoh dasarnya adalah memilih salah satu rasa es krim (rasa cokelat atau vanila), memilih warna (merah muda atau orange), dan pilihan lainnya.

Membekali life skill pada anak sejak dini meski mereka belum memasuki usia sekolah sangatlah penting. Hal tersebut agar ketika sudah sekolah akan lebih mudah beradaptasi. Itulah life skill penting untuk anak. Semoga bermanfaat, ya!