5 Cara Mendukung Kemampuan Bahasa Inggris pada Anak

Kemampuan Bahasa Inggris Pada Anak

10 Januari 2022

Photo by Kampus Production from Pexels via ://

Pada dasarnya semua orang tua akan selalu mendukung kemampuan belajar bahasa Inggris pada anak. Apalagi Bahasa Inggris ke depannya akan menjadi bahasa yang harus dikuasai sejak masih anak-anak agar lebih update terhadap perkembangan dunia dan informasi. Toh, zaman akan semakin menghadirkan teknologi-teknologi canggih dan menggunakan Bahasa Inggris sebagai bahasa utamanya.

Mendukung kemampuan Bahasa Inggris pada anak sejak ia masih kecil bukan berarti nggak cinta dengan Bahasa Indonesia. Tentu bahasa Indonesia juga harus dikuasai dengan baik sebelum mengajarkan bahasa asing. Namun, usia dini memang sangat cocok untuk mendukung anak khususnya dalam belajar bahasa baru salah satunya Bahasa Inggris.

Sebaiknya anak mulai diajarkan Bahasa Inggris ketika usianya 3 tahun. Pada usia 3 tahun ke atas, tahap kemampuan berbahasa anak semakin meningkat sehingga siap untuk diajarkan bahasa asing. Selain itu, anak akan lebih mudah menyerap kosakata sehingga orang tua tidak terlalu kewalahan. Sebagai orang tua yang ingin mendukung kemampuan belajar Bahasa Inggris pada Anak, Moms bisa melakukan beberapa cara berikut;

1. Memberikan pujian agar anak semakin percaya diri belajar Bahasa Inggris

Sesekali Moms bisa memberikan pujian pada si kecil untuk membangun kepercayaan dirinya. Wajar bagi anak usia 3 tahun masih sering salah dalam pengucapan dan penulisan. Setidaknya, mereka sudah berusaha yang terbaik. Terus beri dukungan agar ia semakin percaya diri kalau selanjutnya akan lebih baik.

2. Mencari metode belajar yang menyenangkan

Cara-cara yang menyenangkan dalam belajar tentu akan membuat anak semakin menikmatinya layaknya sedang bermain. Untuk itu, Moms harus mencari cara agar belajar bahasa Inggris nggak hanya monoton saja. Anak biasanya akan cepat bosan ketika cara belajarnya dianggap tidak menarik. Jangan sampai hanya karena metode belajar kurang menyenangkan, anak jadi kurang berminat belajar Bahasa Inggris.

3. Memanfaatkan apa yang menjadi kesukaan anak

Biasanya, anak akan lebih aktif ketika membahas tentang apa yang disukainya. Misalnya, si anak suka dengan Jerapah, di sini Moms bisa menyebutkan warna Jerapah, atau berapa jumlah kaki Jerapah dalam Bahasa Inggris. Dengan begitu mereka lebih excited karena memang penasaran dengan binatang berleher panjang tersebut.

4. Langsung praktik agar si kecil semakin tertantang

Tak hanya teori saja, mengajari bahasa Inggris pada anak juga harus diselingi dengan praktik. Salah satu praktik paling mudah adalah percakapan menggunakan Bahasa Inggris. Bisa juga dengan menyebutkan benda-benda di sekitar anak dengan Bahasa Inggris. Ini akan memudahkan mereka menghafal sehingga semakin banyak kosakata dalam Bahasa Inggris yang dikuasainya.

5. Mengajarkan Bahasa Inggris sesuai dengan mood anak agar tidak terkesan terpaksa

Mood anak seringkali belum stabil sehingga Moms nggak perlu memaksanya. Keterpaksaan hanya akan membuat anak nggak fokus. Belajar akan lebih menyenangkan ketika mood si kecil juga sedang bagus. Megajarkan bahasa Inggris pada anak memang harus sabar Moms. Setiap Ibu pasti paham kapan anak mood dan sedang nggak mood, bukan?

Itulah beberapa cara yang bisa Moms lakukan dalam mendukung kemampuan belajar Bahasa Inggris pada anak. Mengajarinya memang butuh kesabaran, tapi yakinlah suatu saat akan menuai hasilnya. Orang tua mana sih yang nggak ingin anaknya cas cis cus berbahasa Inggris? Namun, semuanya harus menyesuaikan dengan kemampuan anak tanpa memaksa apalagi membandingkannya dengan anak lain, ya!