4 Alasan Kekhawatiran Ibu Saat Jauh dari Anaknya

Bukan sekadar khawatir sebagai orang tua, tapi lebih dari itu :'(

16 Januari 2022

Photo by RODNAE Productions from Pexels via ://

 

 

Meski anak sudah cukup besar dan bisa melakukan segala sesuatunya sendiri, namun seorang ibu selalu memiliki rasa khawatir ketika jauh dari anaknya. Apalagi saat anak masih bayi, meninggalkan sebentar saja rasanya sudah rindu. Padahal ada ayah yang menjaganya. Tak hanya ada rasa khawatir ketika jauh dari anak, ibu juga menjadi orang pertama yang sakit hati ketika anaknya dimarahi atau disakiti meski oleh ayahnya sendiri.

Mungkin seorang ibu juga sering terlihat memarahi anak. Namun yang dilakukan adalah untuk kebaikan anak. Ibu juga menjadi yang paling sedih ketika anak sedang sakit dan tak berdaya. Sebenarnya, apa yang membuat ibu selalu khawatir kalau anaknya nggak berada di dekatnya? Berikut Mamin kasih tahu alasan para ibu selalu merasa khawatir bahkan menjadi orang yang paling tertekan kalau terjadi sesuatu dengan anaknya;

1. Ibu adalah orang yang sudah hidup dengan si kecil sejak ia masih dalam kandungan

Salah satu alasan yang membuat ibu paling khawatir ketika anak jauh adalah kerena sejak dalam rahim sudah menyatu. Saat anak masih menjadi janin, ibu yang membawanya ke mana-mana bahkan sangat berhati-hati ketika sedang melakukan kegiatan. Dalam masa kehamilan, ibu juga memilih makanan terbaik agar anak nantinya tumbuh sehat.

2. Ibu rela berkorban demi bayi mungil yang lahir ke dunia

Baik itu melahirkan secara normal maupun caesar, ibu sama-sama berjuang demi lahirnya si buah hati. Ia yang rela menahan sakit demi anak agar bisa melihat indahnya dunia. Tak heran jika ada rasa khawatir ketika jauh dari anak. Apalagi kalau ada yang menyakiti anaknya, maka ibu juga akan menjadi orang yang lebih sakit hati.

3. Ibu lah yang setiap saat selalu memandangi dengan penuh kasih ketika si anak menyusu

Nggak ada kasih setulus kasih sayang ibu. Saat si kecil sedang menyusu, ibu selalu memandanginya dengan rasa sayang. Ketika si anak sudah mulai terlelap, ibu masih terus memandanginya sambil memikirkan bagaimana masa depan anak kelak. Melihat anaknya yang tertidur pulas, si ibu seringkali melontarkan kalimat, “Kamu kok cepat besar, Nak…”.

4. Hanya ibu yang selalu memperhatikan tumbuh kembang dari anak lahir hingga dewasa

Bahkan ibu adalah orang yang sudah mencintai anakanya sejak masih dalam kandungan. Setelah anaknya dilahirkan, ibu lah yang paling memperhatikan kandungan nutrisi yang baik untuk tumbuh kembang sang anak. Ia selalu memberikan makanan yang memiliki gizi tingga agar anak selalu sehat dan tumbuh menjadi anak yang cerdas.

Kadang ketika ada ayah yang sudah menjaganya atau ketika anak pergi dengan ayahnya, ibu selalu memiliki rasa khawatir. Salah satu yang dikhawatirkan adalah bagaimana jika selain dirinya nggak memperlakukan anaknya dengan baik meski itu adalah ayahnya sendiri. Itulah alasan yang membuat para ibu seringkali nggak khawatir saat jauh dari anak. Moms juga mengalaminya nggak nih?