Terlihat Aneh, 5 Perilaku Balita Ini Sebenarnya Normal. Jangan Kesal Dulu, Moms!

Kebiasan wajar balita

16 Maret 2021

Hal aneh padahal normal pada balita | Shirota Yuri via https://www.freepik.com

Menginjak usia balita mulai dari 1 hingga 5 tahun, anak sudah bisa melakukan banyak hal dan bisa dibilang sedang aktif-aktifnya. Moms pasti tahu banget nih ada aja kelakuan buah hati yang bikin geleng-geleng kepala. Kadang, mungkin Moms juga bingung akan sikapnya dan berujung melarang dengan nada suara yang tinggi.

Nah, sebelum kejadian seperti ini terulang kembali, jangan langsung khawatir berlebihan, ya. Sebab, meskipun tampak aneh beberapa hal yang kerap dilakukan balita merupakan sesuatu yang wajar dan sangat normal. Apa saja ya misalnya? Yuk simak ulasan berikut ini supaya Moms lebih paham perkembangan sang buah hati!

1. Menggerakkan kepala berulang kali hingga berujung memukul kepala sendiri. Jangan langsung dimarahi ya, Moms bisa menenangkannya terlebih dahulu

Sering menggerakkan kepala | Credit: Jakub Kriz

Disebut juga dengan istilah headbanging atau menganyunkan kepala secara beriringan atau membenturkan ke udara sekitar. Jika balita sesekali melakukannya nggak perlu merasa khawatir sebab hal tersebut wajar. Gerakan berirama itu ternyata bisa membantu si kecil untuk menenangkan sistem saraf yang penuh semangat. Hal ini juga yang menjadi alasan, mengapa banyak anak suka berayun atau menikmati kegiatan di kursi goyang bahkan mobil.

Jika anak melakukan ini Moms hanya perlu mengawasi dan memastikan balita tak menjambak rambut atau membenturkan kepala ke dinding atau lantai yang bisa menyakiti dirinya. Teknik mengayunkan kepala ini bagi sebagian anak mampu menciptakan rasa yang menenangkan.

2. Aduh kesal ya saat lihat anak memungut sesuatu dan langsung memasukkannya ke dalam mulut. Ternyata ada penjelasannya, nih!

Credit: freepik.com

Perilaku balita seringkali membuat orang tua mengelus dada. Beberapa hal yang buruk bahkan tak dapat dihindari. Salah satunya ketika anak sering memungut sesuatu dari lantai, sofa atau karper dan langsung memasukkan ke dalam mulut. Meski bikin geram, kegiatan itu juga dialami oleh balita lain dan termasuk normal. Hal tersebut terjadi karena balita masih berada dalam fase eksplorasi dan menggunakan berbagai cara untuk bisa memahami sesuatu dari lingkungan sekitar. Meski demikian, kegiatan ini jangan lantas dibiarkan, bisa berakibat fatal!

3. Memasukkan tangan ke dalam celana kemudian memegang alat kelaminnya, juga jadi hal yang dianggap aneh padahal nomal dilakukan balita

Jangan langsung dimarahi | Credit: Charles Deluvio

Saat balita memasukkan tangan ke dalam celana jangan buru-buru dimarahi ya, Moms. Kebiasan tersebut nyatanya umum dan wajar terjadi. Di usia 3-5 tahun anak sedang mencapai fase phalic di mana ia lebih mengeksplorasi bagian tubuh yang menurutnya menarik.

Meski wajar, orang tua juga harus bijak tanpa perlu memarahi, awalnya bisa lo dengan ditanyakan secara baik-baik apa yang ia rasakan. Karena bisa saja sang anak justru tengah merasa gatal, sakit atau keganjilan lain yang perlu pengawasan. Peran orang tua di sini sangat penting untuk memberikan perhatian kepada baby.

4. Berbicara dengan boneka hingga memberikan nama pada mainan layaknya seperti makhluk hidup. Hal ini juga wajar dilakukan saat menciptakan dunianya sendiri

Anak berbicara dengan mainan | Credit:
Shirota Yuri

Dikuti dari Todaysparentpsikolog asal Toronto Ester Cole mengungkapkan bahwa anak-anak mampu menjelajah dunia dan melatih bahasa dengan permainan yang ada di sekitar. Di sini pentingnya orang tua untuk mengerti dan sebisa mungkin tak membungkam mulutnya untuk berhenti berbicara. Perilaku membuat barang layaknya makhluk hidup bisa membantu perkembangan emosional, intelektual serta kemandirian anak.

5. Terlihat sepele, namun mengupil sering jadi bulan-bulanan Moms untuk memarahi anak. Memang sih kotor, namun ketahui dulu alasan ini!

Anak yang mengupil | Credit: The Independent

Kegiatan yang satu ini juga sering dilakukan balita.Tanpa memandang situasi biasanya anak sering sekali menyentuh lubang hidungnya. Ternyata kegiatan tersebut untuk menghilangkan rasa gatal dan tidak nyaman atau penasaran apa yang ada di dalamnya, bisa juga karena bosan atau stres.

Hal ini perlu perhatian yang cukup untuk menghindari risiko terburuk seperti pendarahan hingga kulit mudah untuk terluka. Moms juga bisa memebrika pengertian bahwa kegiatan itu jangan sering dilakukan berulang dan selalu ingatkan untuk mencuci tangan setelahnya.

6. Anak yang terus melompat hingga bergerak tiada henti juga hal yang normal. Sebab rentang fokus dan perhatian mereka masih pendek

Balita yang aktif | Credit: Jordan Whitt

Beberapa anak senang berlali di rumah hingga yang melihatnya merasa lelah. Ada juga yang bermain terus menerus seperti tak kenal lelah. Sebenarnya perilaku ini sangat normal dialami anak balita. Hiperaktif bisa disebabkan karena rentang perhatian atau fokus anak masih terlalu pendek tak seperti orang dewasa yang mungkin sudah merasa lelah sebelum mencoba.

Itulah hal normal yang dilakukan anak balita dan seringkali dianggap aneh. Harus kenali supaya nggak salah persepsi. Perilaku anak Moms termasuk di antaranya nggak nih?