6 Jenis Tanda Lahir pada Bayi; Sering Dikira Bahaya, Padahal Normal Terjadi

Jenis Tanda Lahir Bayi

12 Desember 2021

Photo by Quezia Andrade via https://www.pexels.com

Tanda lahir pada bayi biasanya sudah terlihat ketika bayi baru saja lahir atau beberapa hari setelah kelahirannya. Namun, seiring berjalannya waktu, tanda tersebut akan mulai pudar. Beberapa juga justru malah semakin terlihat jelas hingga mereka dewasa. Meski begitu, tanda lahir yang ada pada bayi juga berbeda-beda.

Adanya tanda lahir pada bayi bisa disebabkan oleh sel-sel penghasil pigmen tambahan di kulit. Selain itu juga dikerenakan oleh pembuluh darah yang nggak tumbuh secara normal. Tapi Moms nggak perlu khawatir karena pada umumnya tanda lahir tidaklah berbahaya dan nggak menimbulkan rasa sakit pada bayi.

Sebagai calon orang tua yang akan memiliki bayi, sebaiknya perlu tahu bahwa tanda lahir pada bayi nggak selalu sama. Berikut beberapa jenis tanda lahir pada bayi;

1. Bintik-bintik cafe-au-lait

Tanda lahir ini berbentuk oval dan teksturnya halus. Warnanya biasanya cokelat muda. Cafe-au-lait ini juga diambil dari bahasa Perancis yang artinya “kopi dengan susu” sehingga warnanya hampir menyerupai kopi susu. Biasanya terdapat di bagian perut, pantat, dan kaki. Umumnya juga bisa menjadi besar dan gelap seiring bertambahnya usia. Namun kondisi tersebut masih dikatakan aman.

2. Bercak mongolia (Mongolian Spots)

Mongolian spots ini biasanya sudah muncul sejak lahir dan bertekstur rata & halus. Tanda lahir ini biasanya terdapat di pantat maupun punggung bagian bawah. Untuk warnanya biasanya biru, namun bisa juga berubah menjadi abu-abu kebiruan, hitam kebiruan hingga cokelat. Bagi ibu yang baru memiliki bayi justru mengira tanda ini seperti memar, namun ini sangat umum terjadi dan nggak berbahaya kok Moms.

3. Bercak berwarna merah muda

Jenis tanda lahir bercak berwarna merah muda ini memiliki bentuk yang nggak menonjol sehingga datar dengan kulit. Bahkan hampir sepertiga bayi memilikinya dan terdapat pada bagian belakang leher, dahi, hidung, bibir atas, kelopak mata dan di antara mata. Moms nggak perlu khawatir ketika tanda lahir ini muncul di bagian yang nampak karena seiring bayi tumbuh besar akan memudar.

4. Hemangioma kavernosa

Beberapa bayi yang baru lahir biasanya akan muncul tanda lahir hemangioma kavernosa. Tanda lahir yang satu ini biasanya muncul agak dalam berada tepat di bawah kulit dan tampak sebagai jaringan spons yang berwarna kebiruan yang berisi darah. Ini biasanya muncul di bagian kepala atau leher. Dalam beberapa kasus, tanda lahir ini akan hilang sendiri ketika di anak sudah memasuki masa pubertas.

5. Nevi kongenital

Sekilas memang jenis tanda lahir ini mirip dengan tahi lalat karena bentuknya yang menonjol hingga bergelombang. Bahkan ukurannya bisa lebih dari 20 cm. Namun Moms perlu berhati-hati dengan jenis tanda lahir ini karena kalau ukurannya besar memiliki risiko berkembang menjadi melanoma, sejenis kanker kulit yang mematikan.

6. Port wine stains

Pada awalnya memang tanda lahir ini tumbuh datar dan berwarna merah muda khususnya jika sudah ada sejak saat lahir. Akan tetapi warnanya bisa berubah menjadi merah gelap hingga ungu seiring bertambahnya usia. Pada beberapa kasus, tanda lahir jenis port wine stains ini memang menjadi tanda adanya gangguan lain, tetapi juga bisa dikatakan aman.

Itulah beberapa jenis tanda lahir yang harus diketahui khususnya orang tua baru. Beberapa memang menjadi adanya kelainan kulit jika muncul tanda-tanda yang nggak wajar. Untuk itu sangat penting bagi orang tua selalu memantau perubahan pada tanda lahir. Semoga bermanfaat!