10 Jenis Imunisasi Anak dan Biayanya. Para Orang Tua Wajib Tahu

Jenis Imunisasi Anak dan Biayanya

28 Desember 2021

Photo by RODNAE Productions from Pexels via ://

Sebagai orang tua baru sangat penting untuk mengetahui jenis imunisasi wajib bagi anak dan biaya yang harus dikeluarkan. Imunisasi wajib merupakan jenis imunisasi yang harus didapatkan anak sebelum usianya menginjak 1 tahun. Setiap imunisasi sudah diatur jadwal hingga biayanya. Pasalnya, seputar biaya imunisasi untuk anak juga nggak sedikit lo Moms. Makanya perlu dipersiapkan sedari sekarang.

Imunisasi juga penting untuk anak. Ini merupakan proses pemberian vaksin pada tubuh untuk memberikan kekebalan terhadap penyakit berbahaya yang dapat menyebabkan cacat hingga kematian. Anak yang sejak kecil rutin diberi imunisasi terbukti lebih aman. Biaya imunisasi pun juga ada yang gratis dan berbayar. Berikut Mamin mau kasih tahu jenis imunisasi apa saja yang penting untuk anak dan rincian biayanya. Biar nggak kaget Moms!

1. Imunisasi untuk bayi baru lahir (newborn). Hepatitis B dan Polio 0

Jenis imunisasi yang diberikan untuk bayi baru lahir adalah hepatitis B dan polio. Imunisasi hepatitis B nantinya mampu mencegah penyakit hepatitis B, yaitu infeksi hati yang menimbulkan komplikasi berbahaya seperti sirotis dan kanker hati. Sedangkan untuk imunisasi polio bertujuan untuk mencegah sesak napas, meningtis hingga kelumpuhan. Untuk biayanya masih gratis karena sudah termasuk dalam biaya persalinan.

2. Imunisasi untuk bayi umur 1 bulan. BCG

Untuk bayi usia 1 bulan  wajib mendapatkan imunisasi BCG. Imunisasi ini bertujuan untuk melindungi tubuh dari kuman yang menyebabkan penyakit tuberkulosis (TB), di mana ini merupakan penyakit menular berbahaya yang menyerang saluran pernapasan, tulang, otot, kulit, kelenjar getah bening, saluran pencernaan dan ginjal. Biaya yang dikeluarkan adalah sekitar Rp275.000. Namun jika dilakukan di Puskesmas biasanya gratis.

3. Imunisasi untuk bayi usia 2 bulan. DPT, HB, HiB 1, Hep B, dan Polio 1

Imunisasi DPT, HB, HiB 1 mampu memberikan perlindungan dan pencegahan terhadap 6 penyakit yaitu hepatitis B, pneumonia, meningtis, difteri, pertusis (batuk rejan) dan tetanus. Jenis imunisasi ini wajib diberikan hingga usia bayi 18 bulan.

Adapun imunisasi tambahan yaitu seperti vaksin PCV (pneumokokus) yang akan mencegah infeksi kuman pneumokokus yang dapat menyebabkan pneumonia, radang telinga dan meningtis. Tambahan lainnya adalah vaksin rotavirus yang mampu melindungi anak dari gastroenteritis penyebab diare.

Untuk biaya imunisasi DPT, HB, HiB 1 adalah gratis jika dilakukan di Puskesmas. Di luar Puskesmas, Moms bisa menyiapkan dana sekitar Rp780.000. Sedangkan untuk biaya vaksin tambahan PCV 1 (13 strain) sekitar Rp850.000 dan rotavirus 1 (pentavalen) sebesar Rp425.000.

4. Imunisasi untuk bayi usia 3 bulan. DPT, HB, HiB2 dan Polio 2 (oral)

Meski hampir sama, namun ada sedikit perbedaan pada jenis imunisasi untuk bayi usia 3 bulan ini. Moms bisa menyiapkan biaya sekitar Rp780.000. Imunisasi ini juga bisa didapatkan secara gratis di Puskesmas.

5. Imunisasi untuk bayi usia 4 bulan. DPT, HB, HiB 3, Hep B, Polio 3 (oral) dan IPV

Imunisasi tersebut merupakan jenis imunisasi wajib yang harus diberikan untuk bayi usia 4 bulan. Biaya yang harus disiapkan adalah sekitar Rp780.000. Gratis jika dilakukan di Puskesmas. Selain imunisasi wajib, ada imunisasi tambahan PCV 2 (13 strain) seharga Rp850.000 dan rotavirus 2 (pentavalen) dengan kisaran Rp425.000.

6. Imunisasi untuk bayi usia 6 bulan. PCV 3 (13 strain), Rotavirus 3 (pentavalen), dan Influenza 1 (kuadrivalen)

Untuk bayi berusia 6 bulan, mereka juga harus diberi imunisasi PCV 3 dengan kisaran harga Rp850.000, rotavirus 3, sebesar Rp425.000 dan influenza 1 dengan harga Rp400.000. Di usia ini sangat penting mendapatkan vaksin tersebut demi kesehatan ke depannya.

7. Imunisasi untuk bayi usia 7 bulan. Influenza 2 (kuadrivalen)

Jenis imunisasi pada setiap bulan memang hampir memiliki persamaan namun berbeda jenisnya. Untuk usia 7 bulan, mereka juga harus diberi vaksin influenza dengan harga sekitar Rp400.000.

8. Imunisasi untuk bayi usia 9 bulan. Measles Rubella (MR)

Untuk para Moms yang babynya sudah mulai berusia 9 bulan, maka wajib diberi imunisasi Measles rubella (MR). Jenis imunisasi ini sangat penting untuk memutuskan transmisi penularan virus campak dan rubella. Untuk biayanya adalah sekitar Rp475.000. Jika ingin gratis maka bisa didapatkan di Puskesmas.

9. Imunisasi untuk bayi usia 12 bulan. PCV 4 (13 strain)

Pada usia 12 bulan, si kecil juga harus diberi vaksin PCV 4 dengan biaya sekitar Rp850.000. Vaksin ini sangat penting untuk mencegah penyakit berbahaya seperti meningtis dan pneumonia. Terlebih ketika usianya memasuki 12 bulan yang masih rawan dengan tertularnya penyakit.

10. Imunisasi untuk anak usia 18 bulan. Booster DPT, HB, HiB

Di usia 18 bulan, si anak harus diberi booster DPT, HB, HiB yang bisa didapatkan secara gratis di Puskesmas. Selain di Puskesmas, maka akan dikenai biaya sekitar Rp230.000. Sedangkan untuk booster Measles Rubella (MR) biayanya sekitar Rp475.000. Moms bisa mendapatkan secara gratis di Puskesmas.

Itulah jenis imunisasi dan rincian biaya yang harus dipersiapkan. Namun, Moms bisa mendapatkan secara gratis di Puskesmas. Untuk harga yang tertera juga tergantung faskes atau rumah sakit. Akan tetapi, perkiraannya kurang lebih seperti yang sudah Mamin share di atas. Semoga bermanfaat!