7 Gangguan Mental yang Mungkin Diidap Anak. Orang Tua Wajib Tahu!

Gangguan Mental Pada Anak

10 Desember 2021

Photo by Charles Parker from Pexels via https://www.pexels.com

Sebagai orang tua tentunya nggak hanya menginginkan anak sehat secara fisik tapi juga mentalnya. Kesehatan mental sangat penting untuk diperhatikan kerena akan berdampak pada kesehatan fisiknya. Selain itu, mental yang sehat juga akan memengaruhi perilaku anak ketika mereka sudah dewasa. Sayangnya, masih banyak orang yang menganggap kalau gangguan mental hanya dialami orang dewasa. Anak-anak juga bisa mengalaminya lo, Moms.

Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh para peneliti di Harvard Medical School, hampir 50 orang dengan gangguan mental telah mengalami masalah ini sejak mereka masih kecil. Ada beberapa faktor yang memengaruhi kesehatan mental, yaitu faktor kesehatan, riwayat genetik, penggunaan obat hingga lingkungan sekitar seperti keluarga dan tempat bermain (termasuk teman-teman mainnya).

Berbeda dengan orang dewasa, gangguan mental pada anak-anak memiliki jenis yang berbeda-beda. Berikut beberapa macam gangguan mental pada anak. Orang tua wajib tahu!

1. Gangguan Bipolar

Ini merupakan salah satu penyakit mental yang berhubungan dengan adanya faktor kelainan otak. Gangguan bipolar dapat menyebabkan perubahan mood yang nggak lazim pada tingkat energi dan aktivitas yang dilakukan anak. Jenis gangguan ini nggak dapat disembuhkan, tapi Moms bisa membantu agar si anak belajar mengatur perubahan mood-nya dengan baik.

2. Gangguan Kecemasan

Rasa cemas yang berlebihan pada anak bisa dikatakan sebagai jenis gangguan mental. Jika dibiarkan terlalu lama tentu akan mengganggu perkembangannya. Untuk itu, sangat penting bagi orang tua agar selalu dekat dengan anak. Dengan begitu akan lebih mudah paham dan si anak juga lebih tenang.

3. Central Auditory Processing Disorder (CAPD)

Central Auditory Processing Disorder merupakan jenis gangguan mental yang dapat mengganggu perkembangannya karena adanya masalah pada pendengaran yang timbul saat otak tidak berkerja secara optimal. Biasanya dialami semua usia anak sejak mereka mulai memasuki masa kanak-kanak. Mereka akan mengalami kesulitan merespon suara, memahami percakapan, membaca, mengeja dan mendengarkan musik.

4. Gangguan Spektrum Autisme (GSA)

GSA merupakan gangguan mental pada anak karena terjadinya kelainan otak yang berdampak pada kemampuan dan interaksi sosial. Kebanyakan anak yang mengidap gangguan ini akan terlihat hidup dengan dunia dan imajinasinya sendiri. Hal tersebut karena ketidakmampuannya dalam menghubungkan emosional mereka dengan lingkungan sekitarnya.

5. Attention-deficit/Hiperactivity Disorder (ADHP)

ADHP merupakan jenis gangguan mental pada anak yang akan membuat mereka sulit berkonsentrasi maupun fokus dalam memerhatikan sesuatu. Mereka akan merasa kesulitan dalam mengikuti arahan dan mudah bosan dengan tugas-tugas yang diberikan. Ganggaun mental yang satu ini bisa dilihat dari cara mereka yang terus-terusan bergerak dan sulit diam.

6. Skizofrena

Skizofrena merupakan jenis ganggauan mental yang melibatkan pikiran dan persepsi yang terdistorsi. Umumnya, anak-anak yang mengidap Skizofrena ini nggak bisa membedakan sesuatu yang nyata dan semu. Kemunculan gejala langka pada jenis gangguan mental tersebut biasanya dialami sebelum mereka menginjak usia 12 tahun.

7. Gangguan pola makan

Anak-anak yang mengidap gangguan pola makan ini memiliki perilaku yang tak biasa ketika berhubungan dengan kegiatan makan. Umumnya, mereka juga mengalami masalah berat badan. Hal ini karena mereka nggak terlalu fokus dalam kegiatan makan sehingga nutrisinya juga kurang.

Gangguan mental pada anak harus lebih diperhatikan agar tidak sampai berlanjut saat mereka dewasa. Hal ini juga dibutuhkan pendampingan oleh para orang tua agar lebih peka. Itulah beberapa jenis gangguan mental pada anak. Semoga bermanfaat ya!