Mengenal Vernix Caseosa dan 3 Fungsi Utamanya

Fungsi Vernix Caseosa

10 Januari 2022

Photo by Rene Asmussen from Pexels via ://

Pada awal melahirkan tentunya Moms melihat kulit bayi diselimuti oleh lapisan berwarna putih. Biasanya lapisan tersebut sering dianggap sebagai kerak, namun ternyata cairan yang menyelimuti bayi tersebut bernama vernix caseosa. Ini merupakan lapisan putih yang tertempel pada kulit bayi baru lahir. Tak jarang juga banyak yang menyebutnya selimut pertama pada bayi baru lahir. Yuk, kenalan lebih dekat dengan “selimut” bayi baru lahir ini!

Apa itu Vernix Caseosa?

Vernix Caseosa adalah lapisan pelindung pada bayi yang baru lahir. Bentuknya mirip seperti gumpalan tebal dan berwarna putih. Pada umumnya memang terlihat seperti menutupi kulit bayi, namun nggak berbahaya. Justru adanya vernix caseosa ini sangat normal karena mampu memberikan beragam manfaat positif untuk bayi.

Akan tetapi, Moms nggak perlu khawatir jika warna pada vernix caseosa ini tidak selalu putih. Melansir dari Parents, vernix yang berada di tubuh bayi baru lahir tidak selalu berwarna putih karena bisa juga berwarna cokelat kekuningan atau hijau. Dari warna tersebut juga bisa menjadi indikator apakah bayi sudah mengeluarkan kotoran pertamanya atau belum.

Lapisan vernix caseosa ini ternyata sudah melindungi bayi sejak berada dalam kandungan. Melansir dari Parents, vernix yang menyelimuti bayi baru lahir terdiri dari 81% air, 10% protein dan 9% sisanya adalah lemak. Pada vernix caseosa yang berwarna cokelat kekuningan atau hijau harus langsung dibersihkan untuk meminimalisir risiko buruk terkait kesehatan.

Apa saja Fungsi Vernix Caseosa?

1. Mengandung bakteri baik

Meski kondisi tertutupnya tubuh bayi oleh vernix caseosa sering membuat para ibu khawatir, namun ternyata ini mengandung bakteri baik yang nantinya akan menyelimuti tubuh bayi dari berbagai infeksi bakteri. Pada lapisan vernix juga memiliki sifat anti radang sehingga sangat dibutuhkan pada bayi baru lahir. Jadi, kini tak perlu khawatir dengan balutan yang menyelimuti tubuh si kecil ketika lahir Moms.

2. Mampu membantu meredam suara yang bisa didengar bayi dari dalam kandungan

Agar bayi dalam kandungan nggak mudah kaget dengan suara dari luar, maka ini bisa diredam dengan vernix caseosa. Berdasarkan study dari ACOG’s Journal of Obstetrics and Gynecology, vernix caseosa membantu meredam suara yang bisa didengar oleh bayi di dalam kandungan. Vernix juga yang mampu membuat suara yang keras menjadi terdengar lebih samar-samar sehingga telinga bayi telah tertutup oleh lapisan tersebut. Dengan begitu, si kecil tak akan kaget mendegar petasan ketika masih di dalam kandungan.

3. Mengatur suhu bayi ketika lahir

Suhu pada bayi ketika masih di dalam kandungan dan baru lahir tentunya berubah dan harus beradaptasi. Dengan adanya vernix caseosa mampu membantu bayi beradaptasi dengan suhu tubuh sekaligus mencegah hipotermia. Vernix juga memfasilitasi proses perubahan pH kulit bayi dan melembabkan kulit.

Demikianlah penjelasan seputar vernix caseosa yang merupakan “selimut pertama” pada bayi baru lahir berserta apa saja fungsinya. Semoga bermanfaat, ya!