5 Tanda Kalau Moms Sudah Masuk Fase “Emak-Emak Banget”. Sadar Nggak Nih?

Fase Emak-Emak

24 November 2021

Photo by Mikhail Nilov via https://www.pexels.com

Mengalami perubahan sebagai emak-emak tentunya nggak hanya dialami oleh perempuan yang sudah menikah. Tanpa sadar, mereka yang belum menikah pun juga sudah punya naluri keibuan sejak dini. Namun wajar kok, hitung-hitung sebagai pengalaman kalau nanti punya suami dan anak, maka fase emak-emak yang sudah dimiliki akan sangat berguna.

Bagi para perempuan yang sudah menikah dan punya anak pasti akan mengalami banyak perubahan. Berbeda dengan saat masih lajang yang hanya mengutamakan kebutuhan pribadi. Perlahan tapi pasti, perempuan akan memasuki fase emak-emak yang nggak terpikirkan sebelumnya. Namun dalam hati pasti pernah berkata, “eh kok aku sekarang emak-emak banget, ya”.

Kira-kira tandanya gimana sih, kalau Moms udah jadi emak-emak banget? Berikut Mamin kasih detailnya!

1. Setiap akan berbelanja kebutuhan, Mom lebih detail banget dari mencatat apa yang akan dibeli, membandingkan harga hingga mengecek bonnya

Kalau sudah masuk fase emak-emak, biasanya akan mencatat apa saja yang perlu dibeli agar nggak terjadi kebobolan dalam rumah tangga. Maklumlah, namanya istri juga harus pandai mengelola keuangan. Biasanya akan memilih minimarket yang lebih murah. Bagi emak-emak, beda harga 500 rupiah saja bisa jadi masalah. Bener nggak Moms?

2. Lebih tertarik membeli peralatan dapur dan kebutuhan rumah di banding belanja baju dan keperluannya sendiri

Bagi emak-emak, belanja perabotan rumah tangga jauh lebih menarik dibanding baju untuk dirinya sendiri. Apalagi kalau ada perabotan bagus yang diskonan, hmm…bisa berjam-jam milihnya nih. Kalau kamu merasa betah banget muter-muter toko perabotan rumah tangga, maka kamu udah afdol banget buat masuk geng emak-emak muda pemburu panci.

3. Bisa mencari barang-barang suami dan anak dengan mudah di saat mereka kesulitan menemukannya

Naluri seorang ibu memang ajaib karena bisa menemukan barang-barang yang nggak sulit dijangkau suami dan anak. Selain itu juga hafal banget di mana suami menaruh benda pentingnya seperti kunci motor atau mobil, charger, dan lain-lain. Mencari barang anak pun juga bukan persoalan sulit, ketika si kecil lupa meletakkan mainan dan mencarinya hingga menangis, di situlah emak bisa dengan mudah menemukannya.

4. Paling suka bawel dan cerewet di rumah demi kebaikan suami dan anak-anaknya

Meski kadang ocehan istri dianggap menganggu, namun begitulah caranya menunjukkan kasih sayang. Moms memang seringkali bawel sama anak apalagi kalau si kecil suka berantakin mainan. Sebenarnya maksud Moms hanya ingin mengajarkan si kecil mandiri agar selalu merapikan mainannnya setelah dipakai. Tapi, rasanya ada yang kurang kalau belum ngomel dulu. Iya kan Moms?

5. Langsung gerak cepat kalau ada informasi seputar diskon khususnya untuk kebutuhan anak dan suami

Sebagai ibu rumah tangga masa kini pastinya sering gabung di grup-grup tertentu agar semakin banyak mendapatkan ilmu parenting. Salah satunya grup di Hipwee YoungMom. Beberapa grup khusus mama muda biasanya juga akan memberikan informasi seputar diskonan yang bikin emak-emak gercep buat berburu. Yang pasti juga nggak egois dong, soalnya keperluan suami dan anak tetap nomer satu. Baru deh beli buat diri sendiri.

6. Punya pelarian buat nyenengin diri sendiri meski hanya sebentar

Pasalnya semua ibu rumah tangga pasti membutuhkan me time atau pelarian sejenak dari rutinitas mengurus rumah. Meski pelariannya hanya sekadar nontin film tanpa diganggu bocil dan suami, itu saja sudah sangat membahagiakan. Selain itu, ada tipe emak-emak yang pelariannya sengaja berlama-lama ke minimarket dengan naik motor secara pelan-pelan. Biar lebih lama di jalan gitu. Hehe…

Jadi gimana, apakah Mom sudah cocok masuk jadi geng emak-emak? Meski nggak sekarang, tapi besok-besok Moms pasti mengalaminya kok. Fase emak-emak memang menyenangkan Moms. Semoga bermanfaat ya!