Meski Bisa Mencegah Kehamilan, Ini Efek Samping Pil KB yang Perlu Diwaspadai

Efek Samping Pil KB

04 November 2021

Photo by Sophia Moss via https://www.pexels.com

Memutuskan ingin memiliki berapa anak adalah hak setiap pasangan. Akan tetapi, seringkali rencana punya anak di luar dugaan. Awalnya sudah sepakat untuk memiliki dua anak, ternyata justru “kebobolan” karena nggak memakai pengaman. Untuk meminimalisir agar nggak terjadi kehamilan lagi, akhirnya memutuskan untuk memakai pil KB. Namun, Moms perlu berpikir ulang kalau ingin memakai pil KB karena tentu ada efek sampingnya.

Pil KB merupakan sejenis alat kontrasepsi yang umum digunakan. Banyak pasangan yang akhirnya memutuskan memakai pil KB demi nggak hamil lagi meski sering berhubungan badan. Pemakaian pil KB ini mampu mencegah tubuh memproduksi sel telur sehingga nggak ada yang bisa dibuah. Dengan begitu tentunya nggak terjadi kehamilan.

Meski pil KB menjadi pilihan umum untuk mencegah kehamilan, namun ada beberapa efek sampingnya. Jangan sampai terlanjur mengonsumsi pil KB tapi malah belum paham dengan berbagai efeknya. Buat Moms yang ingin memutuskan memakai pil KB, berikut efek samping yang nantinya akan dialami;

1.Mengalami penambahan berat badan

Photo by Mikhail Nilov from Pexels

Biasanya, perempuan yang memakai pil KB cenderung mengalami kenaikan berat badan. Meski belum ada penelitian yang mengaitkan pil KB dengan kenaikan berat badan, namun justru mereka yang mengonsumsi pil KB malah mengalami penurunan berat badan. Namun menurut teori, pil KB mampu menyebabkan retensi cairan meningkat sehingga dapat meningkatkan lemak dan massa otot.

2.Mengalami perubahan pada suasana hati

Photo by SHVETS production from Pexels

Buat para suami, jangan pernah mengeluh kalau istri yang memakai pil KB sering mengalami perubahan mood. Hal tersebut karena pil KB mampu mempengaruhi kadar hormon seseorang sehingga suasana hatinya lebih cepat berubah. Kadang bisa bahagia banget, namun setelah itu juga mendadak bad mood. Buat antisipasi aja ya Dads kalau kena dampaknya.

3.Adanya bercak darah di antara periode menstruasi

Photo by Cliff Booth from Pexels

Pada bulan pertama penggunaan pil KB, jangan kaget kalau Moms mendapati  keluarnya bercak darah dari vagina yang terjadi antara siklus menstruasi. Ini merupakan efek dari penggunaan pil KB yang menyesuaikan dengan perubahan tingkat hormon sehingga rahim juga menyesuaikan untuk memiliki lapisan yang lebih tipis. Jika mengkhawatirkan, Moms bisa konsultasi ke dokter.

4.Rasa nyeri pada payudara, bahkan rasanya nggak tertahankan

Photo by Karolina Grabowska from Pexels

Efek samping penggunaan pil KB juga mampu menyebabkan rasa nyeri pada payudara. Hal tersebut biasanya akan dirasakan saat awal meminumnya. Tapi Moms bisa mengantisipasi rasa nyeri pada payudara dengan memilih jenis bra yang sesuai ukuran sehingga mampu mengatasinya.

5.Mengalami migrain dan mual hingga muntah

Photo by Andrea Piacquadio from Pexels

Mual yang dialami perempuan yang baru pertama mengonsumsi pil KB adalah hal yang wajar. Namun biasanya akan berlangsung hingga beberapa bulan. Selain itu juga akan mengalami sakit kepala dan migrain. Untuk mengantisipasinya bisa memilih pil KB dengan dosis yang rendah dan dibicarakan dengan dokter terlebih dulu.

6.Menyebabkan siklus haid yang nggak teratur

Photo by Cliff Booth from Pexels

Memakai pil KB juga dapat menyebabkan keluarnya haid yang hanya sedikit atau bahkan nggak haid sama sekali. Namun, bulan berikutnya bisa juga mengalami haid biasa. Hal tersebut seringkali dikaitkan dengan kehamilan karena penggunaan pil KB yang kurang tepat. Untuk memastikannya sebaiknya langsung konsultasikan ke dokter.

Itulah beberapa efek samping yang akan dirasakan ketika memakai pil KB. Sebelum benar-benar memutuskan untuk memakainya, sangat penting untuk dikonsultasikan ke dokter. Semoga bermanfaat, ya!