Dinda Hauw Kehilangan Calon Bayi Kembar, Sempat Alami Vanishing Twin Syndrome

Kenali dan pahami tentang vanishing twin syndrome yang terkadang dialami dalam kehamilan kembar, yuk!

24 Maret 2022

Keluarga Rey Mbayang dan Dinda Hauw | Sumber: Instagram @rey_mbayang via ://

Duka sedang menyelimuti pasangan artis Dinda Hauw dan Rey Mbayang. Setelah dikaruniai seorang putra yang dipanggil Shaka pada Juni 2021 lalu, Dinda kembali mengandung 8 bulan setelahnya. Tidak tanggung-tanggung, dari pemeriksaan USG diketahui ia seharusnya mengandung bayi kembar yang akan menjadi calon adik Shaka. Sayangnya, kebahagiaan tersebut tidak berlangsung lama karena saat USG dokter mengabarkan bahwa salah satu janin sudah tidak berkembang. Seminggu berselang, Dinda mengalami pendarahan dan akhirnya keguguran.

Kabar duka tersebut diceritakan Dinda melalui akun Instagramnya. Ia mengisahkan saat dokter memberi tahunya bahwa terdapat dua kantung janin di dalam tetapi salah satunya kosong dan tidak berkembang sebelum akhrinya mengalami keguguran. Kondisi janin kembar yang tidak berkembang seperti yang dialami Dinda disebut vanishing twin syndrome. Jika Moms masih asing dengan kondisi tersebut, simak beberapa fakta mengenai vanishing twin syndrome yang telah YoungMom rangkum di bawah ini!

1. Vanishing twin syndrome merupakan salah satu jenis keguguran pada kehamilan kembar

USG
Vanishing twin syndrome baru diketahui sejak ditemukan teknologi usg | Foto oleh MART PRODUCTION dari Pexels

Saat pemeriksaan USG pertama kali, dokter kandungan biasanya akan menginfomasikan mengenai keberadaan kantung janin. Setelahnya, dokter juga akan memperdengarkan suara detak jantung dari bayi di dalam perut Moms. Kondisi vanishing twin syndrome terjadi saat salah satu janin tidak berkembang dan tidak ditemukan detak jantungnya dalam pemeriksaan USG.

2. Vanishing twin syndrome sering tidak terdeteksi karena terjadi pada usia kandungan yang sangat muda

test pack kehamilan
Vanishing twin syndrome mungkin terjadi tanpa Moms sadari di awal kehamilan | Foto oleh SHVETS production dari Pexels

Kondisi tidak berkembangnya salah satu janin kembar biasanya dialami pada awal kehamilan. Itu sebabnya, kondisi ini jarang terdeteksi apalagi jika Moms baru melalukan pemeriksaan USG saat usia kandungan di atas 12 minggu.

3. Seperti halnya keguguran lain, vanishing twin syndrome terjadi akibat kelainan kromosom

Kembar
Penyebab keguguran salah satu janin kembar hampir sama dengan keguguran pada umumnya | Foto oleh Edwin Ariel Valladares dari Pexels

Kelainan kromosom merupakan penyebab janin tidak berkembang. Dalam kasus kehamilan kembar, masing-masing janin berkembang secara mandiri sehingga kelainan ini terkadang tidak berpengaruh pada kembarannya.

4. Nyeri perut, keluar bercak darah, dan nyeri panggul dapat menjadi ciri terjadinya vanishing twin syndrome

foto usg
Deteksi vanishing twin sydnrome dapat dilakukan lewat USG | Foto oleh Pavel Danilyuk dari Pexels

Gejala keguguran dapat berbeda pada setiap Moms. Vanishing twin syndrome pun tidak memiliki gejala medis yang berbeda. Satu-satunya cara untuk memastikannya adalah melalui pemeriksaan USG.

5. Kejadian vanishing twin syndrome pada trimester pertama tidak memerlukan penanganan medis khusus

kehamilan
Janin yang tidak berkembang akan terserap kembali oleh plasenta | Foto oleh Olha Ruskykh dari Pexels

Vanishing twin syndrome yang terjadi pada trimester awal tidak memerlukan penangan medis. Janin yang berhenti tumbuh akan diserap kembali oleh plasenta. Terkadang, ada sebagian kecil dari janin yang tidak berkembang tersebut tersisa pada janin yang berkembang hingga lahir. Namun, kondisi ini biasanya tidak berpengaruh besar pada kehamilan Moms bersama janin yang terus tumbuh.

Meski tidak banyak pembahasan mengenai vanishing twin syndrome, kondisi ini sebetulnya cukup umum terjadi pada kehamilan kembar. Meski Moms mungkin terkejut dan berduka saat mengalaminya, tetaplah jaga kesehatan diri karena masih calon buah hati lainnya yang sedang berkembang di dalam rahim Moms. Periksakan diri ke dokter kandungan jika Moms mengalami gejala kram, keluar bercak darah, dan nyeri panggul agar mendapatkan diagnosis yang tepat pada kondisi kehamilan Moms.

Itulah beberapa fakta mengenai vanishing twin syndrome yang sempat dialami Dinda. Kehilangan satu calon buah hati saja bukan perkara mudah dan kini ia mesti kehilangan keduanya. Mari kita doakan agar Dinda serta Rey dapat melewati fase ini dengan tabah.