6 Dampak Positif Ketika Anak Merasa Bosan

Dampak Positif Anak Merasa Bosan

31 Desember 2021

Photo by Allan Mas on Pexel via ://

Melihat anak yang terlihat bosan tentunya membuat orang tua khawatir dan sibuk memberikan mainan agar mereka nggak lagi bosan. Akan tetapi, anak yang merasa bosan ternyata bukan suatu hal yang buruk kok Moms, justru malah memberikan dampak positif. Sayangnya bosan pada anak seringkali dikhawatirkan dan dianggap memengaruhi mood anak.

Menurut seorang peneliti dari School of Education & Lifelong Learning di University of East Anglia, Norwich, Inggris, Teresa Belton, mengungkap fakta bahwa rasa bosan akan membuat otak bekerja dengan lebih baik. Ia juga mengatakan bahwa kebosanan pada anak tidak perlu dicemaskan karena justru bisa dilihat sebagai suatu kesempatan untuk mendukung perkembangannya.

Mungkin awalnya, si kecil akan merengek hingga menangis ketika merasa bosan karena nggak tahu apa yang sebenarnya diinginkan. Namun, sebaiknya biarkan saja. Moms cukup menemaninya saja. Bosan pada anak juga merupakan hal yang wajar. Selain itu, ternyata ada beberapa dampak positif dari rasa bosan yang dialami anak.

Berikut dampak positifnya;

1. Mampu mendorong anak untuk lebih kreatif dan mandiri

Kemauan anak-anak memang seringkali sulit ditebak. Adakalanya orang tua juga nggak paham dengan apa yang dirasakan anak. Namun, dengan rasa bosan tersebut malah justru mendorong anak untuk melakukan kegiatan untuk menghibur dirinya sendiri. Hal ini tentu mendorongnya untuk lebih kreatif.

2. Dapat lebih mengenali minat dalam diri

Dari rasa bosan yang dialaminya, mereka justru berpikir untuk melakukan sesuatu yang ia senangi. Dengan begitu akan mudah mengetahui apa sebenarnya minat si anak. Saat bosan, tentu nggak mungkin ia malakukan hal yang nggak ia sukai. Jadi malah justru tahu minat si kecil sejak dini.

3. Lebih peka dengan lingkungan sekitar

Ketika si anak merasa bosan, ia malah justru lebih memiliki kepekaan terhadap lingkungan sekitar. Hal tersebut juga disampaikan oleh Dr. Lim Boon Leng, seorang psikiater di Gleneagles Medical Centre. Ia mengatakan bahwa karena bosan dan nggak ada kegiatan, anak akan melihat sekelilingnya yang sebelumnya mereka acuhkan, setelah itu mereka akan mencoba explore.

4. Membantu anak dalam memecahkan masalah

Salah satu dampak positif dari rasa bosan pada anak adalah mampu membantu mereka memecahkan masalah. Kebosanan yang melanda anak ternyata dapat berubah menjadi tantangan sehingga ia mampu mencari solusi dari masalah yang dialaminya. Dengan begitu anak mampu menjadi problem solver yang handal di kemudian hari.

5. Mampu mengubah pandangan anak

Tanpa disadari ketika orang tua memintanya melakukan sesuatu, kadang anak justru menolaknya. Namun di saat bosan, ia justru sukarela melakukan hal yang dianggap kurang menarik. Ini juga menjadi bukti bahwa kebosanan mampu mengubah pandangan anak terhadap sesuatu.

6. Mampu meredakan stress pada anak

Siapa bilang anak nggak bisa stress? Sebenarnya anak juga sering mengalami tekanan, hanya saja orang tua tidak menyadarinya. Bosan yang dirasakan oleh anak ternyata mampu menghilangkan stress atau rasa tertekan dalam diri. Itulah mengapa orang tua sebaiknya membiarkan saja ketiak si anak mulai merasakan bosan.

 

Rasa bosan pada anak adalah hal yang wajar. Sebagai orang tua sebaiknya jangan terlalu memaksa anak melakukan hal yang menyenangkan ketika ia sendiri juga tidak tahu apa yang ingin mereka lakukan. Biarkan saja Moms. Toh, rasa bosan pada anak juga mampu memberikan dampak positif seperti yang sudah Mamin share di atas. Semoga bermanfaat ya Moms!