4 Alasan Mengapa Cucu Pertama di Kedua Keluarga Seringnya Diperlakukan Istimewa

Cucu Pertama Selalu Spesial

26 November 2021

Photo by Mikhail Nilov via https://www.pexels.com

Kita memang nggak tahu mau berjodoh dengan anak ke berapa dari sebuah keluarga. Ketika kita adalah anak pertama dan jodoh kita juga kebetulan anak pertama dari keluarganya, maka anak kita nantinya akan menjadi cucu pertama di kedua keluarga. Konon, yang namanya cucu pertama dari kedua keluarga sangat diperlakukan istimewa bak putra mahkota. Hmm…pasti enak banget nih posisinya, secara jadi putra putri mahkota.

Di mata seorang nenek dan kakek, kehadiran cucu adalah hal yang sangat dinantikan. Pas tahu kalau anaknya hamil saja udah senang banget, sampai bingung mau beliin apa saja buat cucunya. Terlebih kalau yang akan lahir nantinya adalah cucu pertama dari kedua keluarga, yang mana Moms dan Dads adalah anak pertama dari kedua keluarga.

Sebenarnya apa sih, alasan cucu pertama dari kedua keluarga dianggap spesial, mungkin ulasan berikut bisa menjawab keingintahuan semua orang!

1. Menyambut generasi baru dari dua keluarga

Kelahiran cucu pertama dari kedua keluarga memang dianggap heboh karena kedatangan generasi baru. Kakek nenek maupun om tante dari dua keluarga tersebut juga penasaran dengan wajah di anak. Apakah lebih mirip dari keluarga ibu atau ayah. Euforia dari om dan tante-tantenya juga pasti akan terasa sangat istimewa, meski setelah anak kedua lahir akan sedikit berbeda kesannya.

2. Banyak ekspektasi yang diberikan pada cucu pertama

Bukan Cuma orang tua yang punya harapan tinggi untuk anak pertamanya, kedua keluarga juga nggak kalah antusias. Bahkan waktu mengunjungi cucu yang baru lahir, kakek neneknya sudah bilang, “Nanti kalau udah besar jadi dokter ya, jadi pilot ya, jadi orang penting ya, jadi orang kaya raya dan ekspektasi tinggi lainnya”. Nggak ada salahnya sih, sebagai orang tua Moms dan Dads bijak-bijaklah dalam menghadapi ekspektasi ini, ya!

3. Prestasinya selalu menjadi bahan cerita untuk keluarga besarnya

Kehadiran cucu pertama dari kedua keluarga akan selalu menjadi cerita bagi kakek neneknya. Apalagi kalau nantinya si cucu tersebut tumbuh menjadi orang yang berprestasi, pasti akan jadi bahan cerita kakek nenek ketika berkumpul bersama teman-temannya. Misalnya, “Eh cucu pertamaku kemarin menang juara taekwondo tingkat Intersional lo, mirip kayak kakeknya dulu”.

4. Diharapkan bisa menjadi penerus yang mampu memberi contoh untuk adik-adiknya

Mereka yang terlahir dari cucu pertama dari dua keluarga diharapkan mampu menjadi contoh untuk adik-adiknya. Hal ini karena cucu pertama selalu diberikan fasilitas terbaik agar mereka bisa melakukan apa yang diinginkan. Enak sih enak, tapi kalau udah dikasih ini itu dan nggak bisa memberikan yang terbaik untuk keluarga besar, akhirnya malah jadi beban si anak. Padahal, harapan dari keluarga besar agar cucu pertama bisa jadi contoh untuk saudaranya.

Menjadi kesayangan di keluarga adalah kebahagiaan tersendiri. Minta apa saja pasti dikasih. Yang namanya kakek sama nenek pasti nggak pernah perhitungan sama cucu, apalagi sama cucu pertama, kalau kata orang Jawa sih bakalan “nyah-nyoh” gitu. Namun, menjadi kesayangan di keluarga juga bisa menjadi beban bagi si anak, apalagi kalau nggak sesuai dengan ekspektasi keluarga besar, kadang malah membuat mereka tertekan. Relate nggak nih?