5 Tips Membiasakan Anak Curhat Sejak Dini

Anak curhat

03 Januari 2022

Photo by RODNAE Productions from Pexels via ://

Membiasakan anak agar mau curhat sejak dini sebenarnya sangat mudah. Salah satu faktor yang menentukan adalah mau atau nggaknya orang tua membangun komunikasi yang hangat sejak ia masih kecil. Mungkin hal ini dianggap sepele, akan tetapi membiasakan anak untuk bercerita pada orang tua sejak dini mampu menghindarkan mereka dari pengaruh buruk saat ia sudah beranjak dewasa.

Hubungan orang tua anak yang sehat adalah mereka yang punya ikatan komunikasi yang kuat sehingga anak akan terbiasa bercerita apa saja kepada orang tuanya. Kebiasaan anak yang sering curhat sejak kecil juga akan melekat ketika mereka memasuki usia remaja di mana usia ini sangat rawan dengan pengaruh buruk yang ada di sekitar.

Para orang tua harus aware kalau kenakalan remaja ternyata juga disebabkan oleh kurangnya kedekatan orang tua dengan anak seperti kebuntuan komunikasi antar keduanya. Dengan membiasakan anak bercerita apapun sejak kecil, maka akan memudahkan orang tua dalam mengawasi pergaulannya. Moms juga bisa melakukan cara agar si kecil terbiasa curhat sejak dini.

Berikut beberapa tips agar anak mau curhat sejak dini;

1. Jangan merasa terganggu dengan apapun yang anak ceritakan

Usia anak-anak memang ingin tahu banyak hal dan seringkali menunjukkan antusiasmenya dengan bercerita ke orang tua. Hal ini tentunya menjadi kesempatan agar anak nantinya selalu nyaman curhat dengan orang tua. Jangan pernah merasa terganggu ya, Moms. Reaksi ibu saat anak bercerita sangatlah menentukan apakan nantinya ia mau bercerita lagi atau nggak.

2. Hindari memberikan reaksi di luar dugaan anak

Anak yang ingin bercerita pada orang tua hanya ingin didengar dan mendapatkan respon yang menyenangkan. Sebagai ibu jangan malah beraksi di luar dugaan, misalnya ketika anak bercerita berhasil melakukan sesuatu, lantas respon si ibu malah, “Aduh… itu kan bahaya! Nanti kalau kamu jatuh gimana?”. Sebaiknya berikan respon yang lebih bijak dan tidak terkesan malah menakuti anak.

3. Berusaha menyimak cerita dengan baik

Ketika si kecil sedang menggebu-gebu dalam bercerita, usahakan untuk selalu menyimak ceritanya. Hal ini tentunya membuat anak merasa kalau ceritanya didengar. Pahami setiap detail cerita sehingga kalau ia bercerita lagi, Moms dan Dads sudah tahu dan bisa melakukan dialog. Ini sangat penting untu meningkatkan komunikasi orang tua dengan anak.

4. Jangan menjadikan curhatan anak sebagai ajang untuk mengkritiknya

Setiap anak selalu punya cerita yang berbeda-beda. Kadang mereka menceritakan teman yang selalu merebut mainannya hingga menangis. Namun keesokan harinya justru bermain dengannnya lagi. Yang perlu diingat adalah jangan pernah memberikan respon seolah malah mengkritik seperti, “Kemarin kan dia yang merebut mainan adik hingga menangis, kok malah main bareng lagi?”. Respons tersebut hanya akan membuat si kecil enggan bercerita lagi.

5. Hindari terlalu memaksa anak untuk bercerita

Tanpa sadar, orang tua malah memaksa anak untuk bercerita karena ingin dekat sejak dini. Hm..hal tersebut justru salah Moms. Yang ada malah mereka merasa ada paksaan untuk bercerita. Biarkan mereka bercerita sesuai dengan keinginannya. Pasti ada saat-saat ingin mengungkapkan sesuatu ke orang tuanya. Tunggu saja Moms!

Pentingnya membiasakan anak curhat sejak dini adalah agar mereka nantinya tidak sembarangan menceritakan masalahnya dengan orang lain. Banyaknya anak remaja yang salah pergaulan juga disebabkan karena kurang komunikasi dengan orang tua. Untuk itu, sedari sekarang para orang tua harus melakukan cara agar anak terbiasa curhat sejak dini seperti yang sudah Mamin share di atas. Semoga bermanfaat!