5 Alasan Mengapa Ibu-Ibu Suka Ngerumpi. Ngeselin Sih, tapi Ternyata…

Alasan Ibu Suka Ngerumpi

20 November 2021

Photo by SHVETS production via https://www.pexels.com

Kalau dengar orang yang lagi ngegosipin kita, tentunya bikin kesal dan sakit hati. Apalagi kalau yang ngerumpi adalah sekumpulan ibu-ibu, pasti bisa betah berjam-jam meski cuma berdiri di dekat gang. Tapi, Moms pernah berpikir nggak sih, sebenarnya apa yang membuat para ibu-ibu ini bisa betah banget kalau lagi ngerumpi. Kalau dilihat kayak asyik banget gitu ya ngomongin orang. Alasannya apa sih?

Kesibukan seorang ibu yang sudah berumah tangga tentunya berbeda-beda. Ada yang memang harus di rumah menjaga anak karena suamilah yang mencari uang. Namun, ada juga yang masih bekerja meskipun suaminya juga sudah bekerja. Akhirnya malah jadi omongan ibi-ibu yang suka ngerumpi. Tapi ternyata, ada beberapa alasan di balik ibu-ibu yang suka ngerumpi. Penasaran kan?

1. Bisa membuat mental lebih sehat karena bisa berbagi unek-unek dengan ibu-ibu lainnya

Tak dimungkiri kalau kesibukan ibu rumah tangga juga nggak luput dari berbagai macam tekanan. Dengan berkumpul dengan ibu-ibu lain dan ngegosipin orang, itu sudah menjadi kesenangan tersendiri. Mereka bisa berbagi gosip dan mengeluarkan apa yang ada di pikirannya. Terdengar aneh sih, tapi dengan ngerumpi ternyata mampu meningkatkan kesehatan mental bagi mereka.

2. Mampu menghilangkan rasa penat ketika seharian mengurus rumah

Dunia ibu rumah tangga hanya ada di seputar rumah. Kalau pun diajak jalan-jalan suami, minimal ya sebulan sekali. Wajar kalau merasa penat. Apalagi kalau ngurusin si kecil yang lagi aktif-aktifnya. Belum lagi tugas rumah. Dengan ngerumpi ternyata bisa mengurangi rasa penat, lo. Misalnya saja saat belanja di kang sayur dan ketemu ibu-ibu lainnya, jadi deh akhirnya ngerumpi.

3. Sebagai sarana memperluas pergaulan dan bersosialisasi

Ngerumpi antar ibu-ibu ternyata juga menjadi ajang untuk memperluas pergaulan, lo. Yang dulunya nggak kenal malah jadi kenal karena sering ngerumpi bareng. Apalagi kalau ada info menarik seputar target yang jadi bahan gosip, hmm…pasti makin ramai karena hitung-hitung tambah teman dari ajang pergosipan.

4. Merasa nggak ada hiburan lain selain ngerumpi bareng ibu-ibu lainnya. Kurang produktif sebenarnya, tapi ada alasan khusus di balik ini semua!

Bagi ibu-ibu, rasanya belum afdol kalau belum ngerumpi. Khususnya bagi mereka yang kurang hiburan sehingga dengan ngegosip sudah jadi hiburan tersendiri dan yang pasti bikin happy. Memang terdengar aneh sih, tapi kalau kebahagiaan mereka datang dari hal kecil seperti ngerumpi, ya apa boleh buat. Tapi kalau sudah melewati batas, lebih baik kurang-kurangin ya, Moms!

5. Kurangnya perhatian dari suami sehingga lebih menyalurkan permasalahnnya kepada orang lain

Sebenarnya, ibu-ibu yang suka ngerumpi adalah mereka yang kurang dekat dengan suami. Andai saja suami lebih meluangkan banyak waktu, pastinya dia akan menceritakan segala keresahan hanya pada suami. Jadi, nggak ada waktu buat ngerumpi bareng ibu-ibu lainnya. Peran suami juga sangat penting agar istri juga bisa bercerita banyak hal seputar apa yang nggak diketahui suami selama ditinggal kerja di luar.

Kalau dipikir-pikir, ngerumpi sesama ibu-ibu lain adalah hal yang menyenangkan. Intinya, bisa saling tahu urusan orang. Bahkan dengan menjadi ibu yang suka ngegosip juga akan lebih mudah diterima dalam komunitas. Hmm…aneh tapi itulah realitasnya. Kalau Moms lebih suka ngerumpi nggak nih?