6 Perawatan Tradisional Warisan Nenek Moyang untuk Ibu Pasca Melahirkan

Bukan mitos, perawatan tradisional ini tergolong upaya yang terjangkau untuk memberikan kenyamanan pasca melahirkan!

20 Juni 2022

perawatan radisional pasca melahirkan | Foto oleh Assumption111 dari depositphoto via ://

Setelah melahirkan, biasanya Moms mengalami banyak perubahan dari bentuk tubuh, stamina, nafsu makan, hingga pola tidur. Tidak jarang Moms jadi mudah lelah, padahal harus mengurus si kecil. Maka dari itu, banyak sekali perawatan untuk Moms pasca melahirkan. Salah satunya perawatan tradisional yang saat ini masih cukup banyak digunakan para Moms generasi milenial.

Tidak hanya digunakan oleh masyarakat desa saja, perawatan tradisional warisan nenek moyang juga masih banyak digunakan oleh Moms di perkotaan yang masih menjaga tradisi. Bahkan, kalang selebritas seperti Ayu Dewi, Ussy Sulistiawaty, Citra Kirana, Paula Verhoeven, Atika Hasiholan, dan Aurel Hermansyah pun menggunakan perawatan tradisional pasca melahirkan lo, Moms.

Apalagi, perawatan tradisional dinilai memiliki manfaat yang nyata dan minim efek samping, terutama bagi ASI. Perawatan tradisional seperti apa yang saat ini masih banyak di gunakan? Yuk simak ulasan berikut!

 

1. Minum aneka jamu tradisional khusus untuk pasca melahirkan

perawatan radisional pasca melahirkan
Jamu tradisional | Foto oleh iftoel.hanafi@gmail.com dari Depositphoto

Omong-omong soal jamu pasti banyak sekali jenisnya ya Moms. Bahkan, jamu khusus setelah melahirkan pun bermacam-macam. Ada yang kemasan instan yang bisa dibeli di apotek, ada pula jamu yang dibuat sendiri. Jamu instan biasanya dijual secara paket dengan berbagai khasiat.

Sementara jamu yang dibuat tradisional, biasanya dibuat sendiri oleh sesepuh atau orang tua yang dipercaya ahli mengurus Moms setelah melahirkan. Dalam masyarakat Jawa biasanya disebut ‘dukun bayi’ atau tukang pijat ibu dan bayi.

Secara umum, baik jamu instan atau pun jamu tradisional terbuat dari kunyit, asam jawa, beras kencur, jahe, kayu manis, dan berbagai tanaman herbal lainnya. Manfaatnya pun sangat banyak ya, lo Moms, seperti mengencangkan otot tubuh yang kendur, memperlancar ASI, membantu mengeluarkan darah nifas, dan mengembalikan stamina tubuh.

 

2. Kompres pilis di dahi

perawatan radisional pasca melahirkan
Aurel Hermansyah pakai pilis | Foto tangkapan layar dari YouTube AH

Seperti jamu-jamuan, pilis juga ada yang instan dan ada pula yang dibuat tradisional. Pilis instan biasanya berupa bubuk yang pemakaiannya harus ditambahkan air hingga kental lalu dioleskan ke dahi. Sementara pilis tradisional berupa ganthi, kencur, kunyit, dan mint yang ditumbuk halus, lalu dibentuk bulatan, kemudian ditempel di dahi.

Pilis bermanfaat untuk menghilangkan pening dan sakit mata setelah melahirkan dan karena kurang tidur. Pilis akan memberikan efek sejuk, dan hangat, sehingga Moms bisa merasa lebih rileks.

 

3. Ramuan parem untuk dibalurkan ke tubuh

perawatan radisional pasca melahirkan
Ramuan tradisional | Foto oleh Odua dari Depositphoto

Parem mirip ramuan jamu tapi bentuknya mirip lulur. Parem biasanya terdiri dari temulawak, daun medang perawas, kencur, lempuyang wangi, dan pegagan. Ada pula yang menambahkan beras kencur. Parem digunakan pada tangan, kaki, betis dengan cara dibalurkan, setelah mengering kemudian dibilas menggunakan air hangat.

Parem bermanfaat untuk memperlancar peredaran darah Moms, menghilangkan pegal-pegal, memperlancar ASI, dan memberikan efek segar dan rileks.

 

4. Tapel, perawatan untuk perut

Mirip dengan parem, tapel ini digunakan untuk mengompres perut. Fungsinya untuk mengecilkan, mengencangkan, dan menghangatkan perut Moms. Bahkan, bisa menghilangkan selulit dan rasa kembung. Tapel terbuat dari tepung beras, kencur, adas, pulosari, bangle, jahe, dan kayu manis yang ditumbuk, kemudian dioleskan ke perut Moms.

 

5. Perawatan perut menggunakan bengkung atau stagen, atau gurita

perawatan radisional pasca melahirkan
Gurita/ bengkung | Foto dari Parentalk

Selain menggunakan tapel, biasanya Moms juga diminta menggunakan bengkung atau stagen atau gurita. Alat ini berupa kain panjang yang dililit di perut, sebenarnya mirip dengan korset ya Moms. Sebelum mengenakan ini, perut Moms akan diberi tapel lebih dulu. Fungsi perawatan ini untuk mencegah perut semakin melar setelah melahirkan.

 

6. Pijat tradisional menggunakan beras kencur

perawatan radisional pasca melahirkan
pijat tradisional | Foto oleh Syda_productions dai Depositphoto

Pijat tradisional merupakan perawatan pasca melahirkan paling umum digunakan. Perawatan ini biasanya menggunakan beras kencur yang diberi air sirih hingga berbentuk kental, kemudian dibalurkan ke seluruh tubuh Moms, sembari dipijat. Baluran peras kencur ini dibiarkan sampai mengering hingga efek hangatnya hilang, kemudian dibilas sekalian mandi.

Pijat beras kencur ini bermanfaat untuk memperlancar peredaran darah Moms, meregangkan otot yang kaku, dan menghilangkan pegal-pegal.

Nah itulah berbagai macam perawatan tradisional warisan nenek moyang untuk Moms pasca melahirkan. Meski terkesan jadul, tapi nyatanya masih banyak digunakan karena manfaatnya yang cukup banyak. Moms juga tidak perlu khawatir dengan efek samping seperti mengonsumsi obat-obatan modern. Dari beberapa perawatan di atas, ada yang pernah Moms coba?